Gedung Phapros. FOTO: Phapros
Gedung Phapros. FOTO: Phapros

Phapros Siap Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Angga Bratadharma • 22 Juni 2021 07:46
Jakarta: PT Phapros Tbk (PEHA), anak usaha PT Kimia Farma Tbk, terus memacu bisnis di tengah pandemi covid-19 yang masih belum berakhir. Salah satu yang dilakukan yakni meluncurkan dua produk baru terkait pencegahan covid-19, yakni vitamin D3 1000 IU dengan merek Pehavit dan vitamin C non-acid dosis tinggi setara 500 mg.
 
Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengatakan peluncuran dua produk tersebut sebagai bentuk pencegahan penularan covid-19 yang kini kasusnya mengalami peningkatan di beberapa provinsi secara signifikan. Dirinya mengaku Phapros terus mendukung upaya menekan lonjakan kasus covid-19.
 
"Kami sebagai bagian dari keluarga besar Holding BUMN Farmasi berupaya untuk mendukung penekanan angka kasus covid-19 secara nasional," kata Hadi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui dua produk baru yang dilauncurkan, lanjutnya, diharapkan bisa membantu meningkatkan imunitas masyarakat saat ini, sehingga diharapkan kedepannya laju penularan covid-19 akan mulai mengalami penurunan. Peluncuran produk baru tersebut juga merupakan implementasi strategi pergeseran portofolio produk akibat adanya pandemi covid-19.
 
"Mobilitas masyarakat sangat terbatas, sehingga untuk tetap bertahan kami tidak boleh hanya mengandalkan sektor perjalanan dengan produk pareto yaitu Antimo, tapi juga beradaptasi dengan berinovasi mengembangkan produk-produk yang terkait dengan pencegahan maupun pengobatan covid-19," tukasnya.
 
Strategi persgeseran produk Phapros telah membuahkan hasil. Setidaknya pada triwulan I-2021 lalu, emiten berkode saham PEHA ini mencatatkan kinerja positif dengan posisi laba bersih naik 254 persen dan mencapai Rp7,18 miliar, serta EBITDA naik 465 persen (y-o-y) atau mencapai Rp46,82 miliar.
 
Untuk terus meningkatkan performanya di tengah kondisi menantang saat ini, Phapros telah menyusun berbagai rencana strategis, di antaranya dengan pengembangan bisnis organik dan anorganik, serta meluncurkan minimal 10 produk baru pada kurun waktu dua tahun ke depan.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif