Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto

Terpopuler Ekonomi, Daftar Bank yang Terapkan Biaya Transfer Rp2.500 Paling Dicari

Nia Deviyana • 30 Oktober 2021 10:47
Jakarta: Berita populer ekonomi pada Jumat, 29 Oktober 2021 datang dari dalam negeri. Adapun yang berada di urutan teratas yaitu daftar bank yang pertama kali akan menerapkan biaya transfer Rp2.500.
 
Masih ada empat berita lainnya dari dalam negeri yang masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.

1. Simak! Ini 22 Bank Pertama yang Terapkan Biaya Transfer Rp2.500


Bank Indonesia (BI) akan meluncurkan BI-Fast sebagai pengganti Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) pada pekan kedua Desember 2021.
 
Dalam hal ini, salah satunya BI menetapkan biaya transfer menjadi antarbank maksimal Rp2.500 per transaksi. Bank apa saja yang pertama kali akan menerapkan ini?
 
Baca berita selengkapnya di sini.

2. Jokowi Pilih Garuda untuk Kunjungan Luar Negeri, Erick: Sebuah Kehormatan


Presiden Jokowi melakukan kunjungan luar negeri perdananya di masa pandemi covid-19 dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Pemilihan pesawat Garuda dalam kunjungan ke Italia, Inggris Raya, dan Uni Emirat Arab ini didasarkan pertimbangan keamanan maupun efisiensi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri BUMN Erick Thohir yang ikut mendampingi Presiden dalam lawatan itu menilai dipilihnya Garuda membuktikan kualitas protokol kesehatan yang baik dimiliki maskapai nasional tersebut.
 
Baca selengkapnya di sini.
 

3. Dirut MIND ID Dicopot, Kementerian BUMN: Penyegaran Manajemen


Rapat Umum Pemegang Saham Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang digelar hari ini memutuskan mengganti Orias Petrus Moedak sebagai direktur utama holding BUMN industri pertambangan tersebut.
 
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pergantian jabatan itu dilakukan sebagai langkah penyegaran untuk tim manajemen MIND ID dalam mencapai tujuan holding ke depan.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 

4. ADB Suntik Rp7,09 Triliun, Dukung Perbaikan Iklim Usaha di Indonesia


Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai USD500 juta atau sekitar Rp7,09 triliun (kurs Rp14.192 per USD) untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia mendorong lingkungan usaha yang makin kompetitif dan ramah investasi, serta mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia dari pandemi covid-19.
 
Direktur ADB untuk Manajemen Publik, Sektor Keuangan, dan Perdagangan di Asia Tenggara Jose Antonio Tan III mengatakan, pinjaman berbasis kebijakan, yang diiringi oleh bantuan teknis dan pertukaran pengetahuan, didesain agar menjadi bagian penting dari strategi pemerintah melakukan pemulihan pasca-pandemi covid-19.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 

5. Incar Pasar Global, Sri Mulyani Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM


Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan kekuatan ekonomi syariah berdasarkan data Global Islamic Economy. Potensi tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan pasar produk halal.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sertifikasi halal gratis bagi UMKM merupakan langkah awal agar sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi RI tersebut eksis secara global.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif