Ilustrasi sumber energi terbarukan - - Foto: dok AFP
Ilustrasi sumber energi terbarukan - - Foto: dok AFP

Menteri ESDM: Kebutuhan Listrik di Sulut akan Dipenuhi Lewat EBT

Nia Deviyana • 26 November 2021 17:15
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengunjungi UP2B Sistem Minahasa, Sulawesi Utara untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik di masyarakat.

Arifin mengatakan ke depan kebutuhan listrik akan dipasok oleh pembangkit listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

"Setelah mendapat penjelasan dari Direksi PLN, dapat disimpulkan bahwa pasokan listrik untuk masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Utara, sangat aman karena reserve margin yang tersedia sangat mencukupi yakni mencapai 41,79 persen," ujar Arifin dalam siaran pers, Jumat, 26 November 2021.

Arifin melanjutkan sumber-sumber energi terbarukan yang banyak tersedia di Sulawesi Utara untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pasokan listrik masyarakat akan disiapkan.

Sebagaimana ditetapkan di dalam RUPTL PLN 2021-2030 wilayah Sulawesi akan dikembangkan pembangkit sebesar 783,09 MW. Tambahan pembangkit tersebut sebagian besar merupakan pembangkit EBT sebesar 397,09 MW (51 persen), sisanya pembangkit fosil sebesar 386 MW (49 persen). Untuk sistem isolated Talaud, PLTU Talaud 2x3 MW direncanakan akan dioperasikan dengan biomassa pada 2022.

Dalam kesempatan ini, Arifin juga menyinggung mengenai kesiapan pasokan listrik pada liburan Natal dan Tahun baru mendatang. 

"Jika melihat kapasitas terpasang dan reserve margin yang tersedia, maka dapat dipastikan pasokan listrik pada libur Hari Natal dan Tahun Baru akan tercukupi," pungkasnya.


 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif