Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, Balitbang Kementerian ESDM saat ini sudah memiliki blueprint soal konversi motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik.
"Kalau tertarik bisa saya fasilitasi bagaimana mengonversi motor fosil ke listrik, di Balitbang punya blueprint," ungkapnya dalam Talkshow Movement in G20, Selasa,, 8 Februari 2022.
Dada menyebutkan, masyarakat bisa merogoh kocek Rp10 juta untuk menyulap motor konvensional menjadi motor listrik.
"Biaya yang dibutuhkan untuk sepeda motor sekitar Rp10 juta. Kenapa Rp10 juta? Karena harga motornya yang Rp20 jutaan ya, bukan sepeda listrik seperti yang dipakai di komplek," ujarnya.
Adapun dalam mendukung operasional kendaraan listrik, Kementerian ESDM juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. Keduanya telah menandatangani nota kesepahaman tentang Sinergi Transformasi Menuju Energi Baru, Terbarukan, dan Penerapan Konservasi Energi Pada Usaha Kecil dan Menengah.
"Tadi ESDM melakukan MOU dengan Kemenkop untuk kendaraan listrik startup kendaraan listrik seperti perbaikannya," jelasnya.
Mengutip lama KemenkopUKM, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim berharap pelaku UKM dapat berkontribusi dalam melakukan konversi motor BBM untuk beralih ke motor listrik, baik dari segi komponen maupun melakukan konversi sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News