Kelapa Sawit. Foto : MI/GIno Hadi.
Kelapa Sawit. Foto : MI/GIno Hadi.

Prospek Harga Sawit Bakal Positif pada 2022

Antara • 17 Januari 2022 15:35
Pontianak: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalimantan Barat (Kalbar) optimistis pada 2022 prospek harga sawit tetap stabil positif seperti tahun sebelumnya.
 
"Jika mencermati kebijakan pemerintah terkait dengan program Biodiesel (B30) dan strategi pembatasan ekspor CPO akan berpengaruh positif terhadap harga CPO di pasar global. Tren harga bergerak positif sepanjang 2021 dengan rata-rata harga CPO mencapai Rp10.117,6 per kg, PKO Rp6.523,4 per kg, dan TBS rata-rata Rp2.266,6 per kg. Kami optimistis 2022 ini harga positif," ujar Ketua Gapki Kalbar Purwanti Munawir, dikutip dari Antara, Senin, 17 Januari 2022.
 
Ia menjelaskan meski harga tetap membaik, pengelolaan sisi penerimaan petani harus perlu mendapat perhatian yang baik, terutama dalam mengantisipasi kenaikan beberapa komponen sarana produksi seperti pupuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian tak kalah pentingnya bagaimana semua pihak yang berkepentingan atas peluang kenaikan produksi dan harga pada 2022 secara bersama dapat mengawal agar investasi di perkebunan kelapa sawit ini tetap kondusif, serta mampu menangkal gerakan kampanye negatif melalui isu lingkungan maupun tenaga kerja," katanya.
 
Ia menyebutkan, sebagai salah satu komoditas ekspor yang berperan strategis bagi perekonomian nasional maupun daerah, luas perkebunan kelapa sawit di Kalbar saat ini telah mencapai 1,9 juta hektare (ha) dengan produksi 2021 mencapai 4,9 juta ton.
 
"Mencermati sifat iklim sepanjang 2021 ditandai dengan curah hujan yang cukup dalam proses pembungaan dan tidak terjadinya kekeringan ekstrim, maka apabila diikuti dengan tata kelola sawit sesuai standar teknis (pemupukan, pengendalian gulma, penanganan panen, dan pascapanen), tingkat produksi maupun produktivitas sawit 2022 optimistis dapat tumbuh di kisaran angka 2,9 persen dibandingkan dengan produksi tahun lalu," katanya.
 
Sebagai bentuk komitmen Gapki Kalbar dalam mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dengan terus mendorong anggota untuk mengikuti program ISPO/RSPO.
 
"Sampai akhir 2021 tercatat dari 76 perusahaan anggota Gapki Kalbar, 30 perusahaan telah memiliki sertifikat ISPO, sedangkan 46 perusahaan anggota dalam proses penilaian oleh Lembaga sertifikasi ISPO yang ditunjuk," jelasnya.
 
Terkait harga sawit, mengawali 2022, berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar untuk Periode I Januari 2022 tercatat untuk harga TBS tertinggi Rp3.022,98 per kg, PKO Rp10.698,71 per kg, dan CPO Rp12.826,41 per kg.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif