Ilustrasi - - Foto: AFP
Ilustrasi - - Foto: AFP

Sumber Daya-Cadangan Tembaga Perlu Ditambah demi Kendaraan Listrik

Ekonomi tembaga mobil listrik Kementerian ESDM smelter
Suci Sedya Utami • 14 Oktober 2020 15:18
Jakarta: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan Indonesia perlu memperkuat ketahanan sumber daya dan cadangan tembaga di dalam negeri.
 
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan penguatan tersebut diperlukan dalam rangka mendorong rencana hilirisasi dan pemenuhan kebutuhan smelter serta rencana pengembangan mobil listrik. Sebab, kendaraan listrik juga butuh tembaga selain nikel, kobalt dan mangan.
 
"Jika dikaitkan dengan rencana hilirisasi baik existing smelter maupun rencana pembangunan smelter ke depan, tentunya ketahanan sumber daya dan cadangan tembaga perlu diperkuat," kata Eko dalam webinar masa depan hilirisasi tembaga Indonesia, Rabu, 14 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini total sumber daya bijih tembaga di Indonesia sebesar 15,1 miliar ton dengan cadangan bijih tembaga sebesar 2,6 miliar ton. Ia mengatakan data 15 tahun terakhir, sumber daya tembaga relatif naik. Namun terjadi pengurangan cadangan.
 
Artinya, perlu upaya-upaya untuk meningkatkan status sumber daya menjadi cadangan. Selain itu, data sumber daya dan cadangan juga perlu diperkuat dengan menggalakkan kegiatan eksplorasi.
 
"Perlu diperkuat dengan eksplorasi untuk meningkatkan status cadangan sumber daya dan cadangan maupun new discovery," tutur dia.
 
Berdasarkan data terdapat 32 blok cadangan yakni 21 blok di antaranya sudah terdata sumber daya dengan cadangan sebesar 65 persen. Sejauh ini terdapat 97 lokasi cebakan yang berpotensi memiliki sumber daya atau bahkan cadangan tembaga yang terletak di 17 provinsi di Indonesia.
 
Cebakan tembaga terdapat di hampir semua jalur busur magmatik Sunda Banda, Kalimantan, Sulawesi, Halmahera, dan Papua.
 
"Diperlukan peningkatan kegiatan eksplorasi untuk temukan cebakan tembaga dalam jalur magmatik," jelas Eko.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif