Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 - - Foto: MI/ Ramdani
Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 - - Foto: MI/ Ramdani

Santunan Tetap Diberikan Meski Jasad Korban SJ 182 Tidak Ditemukan

Ekonomi jasa raharja Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
Antara • 13 Januari 2021 18:26
Jakarta: PT Jasa Raharja (Persero) memastikan santunan tetap diberikan kepada keluarga ataupun ahli waris korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, kendati jasad korban tidak ditemukan.
 
"Santunan tetap diberikan, setelah ada pernyataan dari pihak yang berwenang bahwa korban tidak ditemukan," ujar Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Amos mengungkapkan pihaknya akan mendapatkan keterangan yang dibuat oleh regulator terkait korban yang tidak ditemukan. Saat ini Jasa Raharja sudah mencairkan santunan kepada empat keluarga korban dengan total mencapai Rp200 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi sudah kami serahkan empat, dan semuanya dapat kami selesaikan kurang dari 24 jam sejak diidentifikasi," pungkas dia.
 
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 15 dan 16 /PMK.10/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara adalah Rp50 juta untuk korban meninggal dunia.
 
Sementara nilai santunan bagi korban cacat tetap maksimal Rp50 juta. Untuk penggantian biaya penguburan bagi korban yang tidak memiliki ahli waris akan diberikan santunan Rp4 juta. Selain itu terdapat juga manfaat tambahan penggantian biaya ambulans sebesar Rp500 ribu.

 
Sebelumnya tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi empat jenazah atas nama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, dan Asy Habul Yamin.
 
Selain itu, DVI juga telah menerima sampel DNA sebanyak 112 sampel. Hingga kini tercatat telah dievakuasi sebanyak 137 kantong jenazah dan 35 kantong properti.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif