Ilustrasi vaksin covid-19. Foto ; Medcom.id.
Ilustrasi vaksin covid-19. Foto ; Medcom.id.

Produksi Vaksin Covid-19 Bio Farma Dipastikan Halal

Ekonomi Bio Farma vaksin covid-19
Suci Sedya Utami • 04 Agustus 2020 20:18
Bandung: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan produksi vaksin covid-19 yang di tengah dilakukan oleh PT Bio Farma berkolaborasi dengan Sinovac-Tiongkok berasal dari bahan baku yang halal.
 
Ia bilang Bio Farma telah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin dengan pangsa pasar 75 persen vaksin polio yang tersebar di seluruh dunia. Produk vaksin tersebut dipastikan halal dan sudah digunakan di beberapa negara Timur Tengah.
 
"InsyaAllah bahan bakunya pasti halal karena Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal, Banyak negara-negara termasuk di Timur Tengah yang sudah beli," kata Erick saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, di Bandung, Jawa Barat, Selasa, 4 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk lebih meyakinkan kehalalan produk tersebut, Erick bilang nantinya akan ada sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Saat ini, vaksin tersebut masih dalam tahap uji klinis tahap ketiga.
 
"Jadi artinya kalau nanti vaksin covid-19 ini benar-benar uji klinisnya baik, InsyaAllah masyarakat jangan sampai meragukan," tutur dia.
 
Dalam tahap ini, BUMN farmasi tersebut sudah siap memproduksi 100 juta dosis. Erick mengatakan diharapkan pada akhir 2020 vaksin tersebut bisa diproduksi sebanyak 250 juta dosis.
 
Lebih lanjut Erick menambahkan, sambil menunggu awal tahun depan saat vaksin covid-19 siap digunakan, ia mengajak masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
 
“Bila mau beraktivitas, baik bekerja atau berolahraga, jangan pernah lupa untuk 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ingat selalu itu. InsyaAllah, kita akan tetap sehat dan melawati pandemi ini dengan selamat, sehingga perekonomian kita bisa pulih kembali," pungkas Erick.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif