Ilustrasi Waskita Beton Precast - - Foto: dok Waskita
Ilustrasi Waskita Beton Precast - - Foto: dok Waskita

Waskita Beton Precast Rombak Jajaran Komisaris dan Tambah Satu Direksi

Husen Miftahudin • 23 April 2021 15:13
Jakarta: PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020. Terdapat beberapa agenda yang dibahas dan mendapatkan persetujuan oleh pemegang saham dalam RUPST.
 
Di antaranya persetujuan laporan tahunan perseroan termasuk pengesahan laporan keuangan dan laporan tugas pengawasan dewan komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020, pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi, hingga perubahan anggaran dasar dan susunan pengurus perseroan.
 
Terkait perubahan susunan pengurus perseroan, pemegang saham sepakat untuk mengganti Fery Hendriyanto dengan Bambang Rianto sebagai Komisaris Utama. Kemudian I Gusti Ngurah Putra yang menjabat sebagai Komisaris digantikan oleh Eka Desniati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu pada jabatan Komisaris Independen, pemegang saham sepakat untuk memberhentikan Suhendro Bakri dan mengangkat Agus Budiman Manalu. Sementara di jajaran Direksi, pemegang saham sepakat untuk menambah satu Direktur baru, yakni Arijanti Erfin.
 
Berikut susunan Komisaris dan Direksi baru Waskita Beton Precast:
 
Susunan Komisaris:

- Komisaris Utama: Bambang Rianto.
- Komisaris: Eka Desniati.
- Komisaris: Hadi Sucahyono.
- Komisaris Independen: Abdul Ghofarrozin.
- Komisaris Independen: Agus Budiman Manalu.
 
Susunan Direksi:
- Direktur Utama: Moch. Cholis Prihanto.
- Direktur: Mohamad Nur Sodiq.
- Direktur: Heri Supriyadi.
- Direktur: FX Poerbayu Ratsunu.
- Direktur: Arijanti Erfin.
 
Adapun pada 2020, Waskita Beton Precast berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru perusahaan sebesar Rp1,86 triliun. Perolehan kontrak baru ini didominasi dari proyek eksternal sebesar Rp998,79 miliar, sedangkan untuk perolehan proyek internal sebesar Rp866,56 miliar (46 persen).
 
Direktur Utama Waskita Beton Precast Moch. Cholis Prihanto mengungkapkan bahwa fokus manajemen pada pasar eksternal sejalan dengan strategi manajemen untuk meningkatkan eksposur ke pelanggan eksternal. Hal ini juga tergambar dari pertumbuhan pelanggan yang meningkat hingga 48,28 persen dari 2019 sebesar 87 pelanggan menjadi 129 pelanggan.
 
"Angka tersebut merupakan angka pertumbuhan pelanggan tertinggi dalam lima tahun terakhir. Selain itu, perusahaan juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,21 triliun," papar Cholis dalam siaran persnya, Jumat, 23 April 2021.

 
Adapun sisa nilai kontrak yang dimiliki di akhir 2020 adalah sebesar Rp4,11 triliun. Hal ini akan menjadi potensi pendapatan usaha di 2021.
 
"Arus kas operasional perusahaan pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp561,48 miliar atau 21,4 kali jumlah arus kas operasional 2019 yaitu sebesar Rp26,27 miliar. Nilai ini didukung oleh pencairan termin dari pelanggan sebanyak Rp3,33 triliun sepanjang 2020," pungkas Cholis.
 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif