Ilustrasi tenaga kerja di Indonesia - - Foto: Medcom/ Hendrik
Ilustrasi tenaga kerja di Indonesia - - Foto: Medcom/ Hendrik

Pemerintah Minta BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Ekspektasi Pekerja

Ekonomi tenaga kerja ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan
Annisa ayu artanti • 08 Januari 2021 21:13
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta jajaran BPJS Ketenagakerjaan untuk memenuhi ekspektasi publik dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja. Di antaranya memperkuat kapasitas kelembagaan dan kompetensi sumber daya manusia, serta menjadikan gedung baru dan fasilitas penunjang.
 
"Seperti halnya seluruh pekerja Indonesia, saya pun menaruh harapan besar kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan untuk mampu tumbuh dan berkembang mewujudkan masyarakat yang sejahtera," kata Ida dalam acara Peresmian Gedung Plaza BP Jamsostek di Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Ida menegaskan publik memiliki ekspektasi yang besar terhadap program Jamsostek, terlebih di tengah pandemi covid-19. Untuk itu, penyelenggaraan sistem jaminan sosial harus terintegrasi, bersinergi, dan berkolaborasi dengan semua pihak serta profesional, akuntabel, dan transparan, guna menjaga kepercayaan publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah pun berkomitmen untuk terus mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Terutama dari aspek regulasi, program, dan kelembagaan agar dapat terus menyesuaikan diri dengan dinamika sektor usaha dan ketenagakerjaan.
 
"Jangan sampai dibiarkan kepercayaan itu. Justru harus kita jaga kepercayaan itu dengan cara semakin memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

 
Di sisi lain, Ida menyinggung mengenai program baru pada Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Ia mengatakan program tersebut tak hanya memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja, tetapi juga  memberikan skema baru dalam mempertemukan supply and demand tenaga kerja.
 
"Hal ini akan memperlancar proses link and match yang pada akhirnya akan menciptakan kebijakan pasar tenaga kerja lebih aktif dan efektif," imbuhnya.
 

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memandang peresmian gedung Plaza BP Jamsostek ini memiliki nilai penting dan strategis untuk mendukung kinerja BPJS Ketenagakerjaan yang semakin kuat.
 
"Serta semakin sinerginya upaya kita bersama dalam mewujudkan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja dan menjadikan pelayanan program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai jembatan menuju kesejahteraan pekerja," kata Muhadjir.
 
Menko PMK berharap pemanfaatan iuran BPJS Ketenagakerjaan dari peserta BPJS Ketenagakerjaan betul-betul dioptimalkan, sehingga bisa mendapatkan feedback pendapatan besar dan tepat sasaran pemanfaatannya.
 
"Karena itulah nyawa dari BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif