Ilustrasi sebaran negara yang mengikuti trade expo digital 2020. Dok : Kemendag.
Ilustrasi sebaran negara yang mengikuti trade expo digital 2020. Dok : Kemendag.

Terpopuler Ekonomi: Transaksi Perdagangan Digital hingga Modal Asing 'Pulang Kampung'

Ekonomi Kementerian Perdagangan Ekonomi Digital Berita Terpopuler Ekonomi Modal Asing
Arif Wicaksono • 07 November 2021 09:36
Jakarta: Berita mengenai transaksi perdagangan digital menjadi perhatian pembaca di kanal ekonomi Medcom kemarin. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat selama dua pekan penyelenggaraan, Trade Expo-Digital Edition (TEI-DE) 2021, total nilai transaksi sementara sebesar USD3,99 miliar.
 
Kemudian berita terpopuler lainnya adalah usaha Pemerintah Indonesia bergabung dengan Clean Energy Demand Initiative (CEDI), yaitu sebuah inisiatif dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang bersedia melakukan investasi di sektor energi bersih.
 
Berikut rangkuman berita selengkapnya di bawah ini:
 
1. Total Transaksi TEI-DE Capai USD3,99 Miliar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemendag mencatat selama dua pekan penyelenggaraan, Trade Expo-Digital Edition (TEI-DE) 2021 mencatat total nilai transaksi sementara sebesar USD3,99 miliar.
 
"Dengan menghadirkan 834 peserta, hingga Kamis, 4 November 2021, TEI-DE 2021 berhasil membukukan transaksi sebesar USD3,99 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar USD1,5 miliar," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam siaran persnya, Sabtu, 6 November 2021.
 
Berita selengkapnya di sini.
 
2. RI Gandeng CEDI Dukung Ekonomi Hijau
 
Pemerintah Indonesia bergabung dengan Clean Energy Demand Initiative (CEDI), yaitu sebuah inisiatif dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang bersedia melakukan investasi di sektor energi bersih. Hal ini menjadi bentuk dukungan Indonesia terhadap dunia internasional dalam menjalankan mitigasi perubahan iklim dan peningkatan ekonomi hijau (green economy).
 
Berita selengkapnya di sini.
 
3. Rachmat Gobel Prihatin Penyaluran Pinjaman Perbankan ke Usaha Mikro Turun 22,94%
 
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel prihatin dengan penurunan penyaluran pembiayaan atau pinjaman dari industri perbankan kepada para pelaku usaha mikro. Padahal, pembiayaan ini dibutuhkan untuk mendongkrak bisnis usaha mikro sekaligus dapat memberantas maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal.
 
"Saat ini rakyat kecil, terutama pelaku usaha mikro sangat membutuhkan bantuan permodalan," ujar Gobel dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu, 6 November 2021.
 
Berita selengkapnya di sini.
 
4. Modal Asing 'Pulang Kampung' Rp12,6 Triliun dalam Sepekan
 
Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing keluar dari pasar keuangan domestik selama sepekan terakhir. Berdasarkan data transaksi pada 1-4 November 2021, modal dari investor asing (nonresiden) tersebut tercatat jual neto (outflow) sebanyak Rp12,66 triliun.
 
Minggatnya dana asing dari pasar keuangan domestik tersebut utamanya berasal dari pasar saham sebesar Rp13,08 triliun. Beruntung pasar Surat Berharga Negara (SBN) tercatat beli neto (inflow) sebanyak Rp0,42 triliun, sehingga berhasil menahan laju aliran asing yang keluar dari Indonesia.
 
Berita selengkapnya di sini.
 
5. Awas! Penipuan Investasi atas Nama LPS
 
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau masyarakat agar tidak terjebak penipuan berkedok tawaran investasi yang mengatasnamakan LPS. Pasalnya, baru-baru ini beredar tawaran investasi saham menggunakan logo LPS pada aplikasi Telegram.
 
"Dapat kami pastikan penawaran tersebut adalah penipuan sebab LPS merupakan regulator perbankan dan tidak pernah menawarkan produk investasi kepada masyarakat umum," tegas Sekretaris LPS Dimas Yuliharto melalui keterangan resminya, Sabtu, 6 November 2021.
 
Berita selengkapnya di sini.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif