Ilustrasi. Foto: MI/Yuniar
Ilustrasi. Foto: MI/Yuniar

Imbas Diskon selama Ramadan, Kinerja Penjualan Eceran April 2021 Melesat

Ekonomi Bank Indonesia Ritel ramadan
Husen Miftahudin • 10 Juni 2021 12:12
Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada April 2021. Indeks Penjualan Riil (IPR) pada April 2021 tercatat sebesar 220,4 atau tumbuh 17,3 persen (mtm), meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang terakselerasi 6,1 persen (mtm).
 
Peningkatan tersebut terjadi pada hampir seluruh kelompok terutama Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau serta Subkelompok Sandang masing-masing sebesar 22,4 persen (mtm) dan 14,9 persen (mtm), meningkat dari 7,4 persen (mtm) dan 8,4 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.
 
"Responden menyampaikan peningkatan kinerja penjualan eceran sejalan dengan meningkatnya permintaan selama Ramadan didukung berbagai program potongan harga (diskon)," jelas hasil survei tersebut yang diungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Kamis, 10 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kinerja penjualan eceran secara tahunan juga tercatat tumbuh meningkat sebesar 15,6 persen (yoy), naik dari negatif 14,6 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Kondisi tersebut didorong oleh peningkatan dan perbaikan penjualan pada seluruh kelompok, terutama Subkelompok Sandang dan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor masing-masing sebesar 55,2 persen (yoy) dan 37,3 persen (yoy).
 
Sementara itu, beberapa kelompok lainnya menunjukkan perbaikan penjualan meski masih terkontraksi, seperti Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar minus 7,8 persen (yoy), minus 10,8 persen (yoy), dan minus 31,1 persen (yoy).
 
"Meskipun meningkat secara tahunan, namun IPR April 2021 masih tercatat lebih rendah dibandingkan IPR April 2019 (sebelum pandemi covid-19) yaitu sebesar 229,3," tutur Erwin.
 
Sementara itu, pada Mei 2021 kinerja penjualan eceran baik secara bulanan maupun tahunan diprakirakan tumbuh melambat. Indeks Penjualan Riil Mei 2021 diprakirakan sebesar 223,9 atau secara bulanan tumbuh 1,6 persen (mtm).
 
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau serta Subkelompok Sandang tercatat tumbuh masing-masing sebesar 1,3 persen (mtm) dan 7,1 persen (mtm), lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya.
 
"Sebagian besar responden menyatakan bahwa perlambatan tersebut disebabkan pola musiman permintaan pasca-Idulfitri yang tidak setinggi periode Ramadan," papar dia.
 
Secara tahunan, penjualan eceran Mei 2021 diprakirakan tumbuh sebesar 12,9 persen (yoy), melambat dari 15,6 persen (yoy) pada April 2021. "Kelompok yang tercatat mengalami perlambatan yaitu Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (19,8 persen yoy) serta Subkelompok Sandang (37,7 persen yoy)," pungkas Erwin.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif