Beli pertalite wajib pakai aplikasi mulai 1 Juli 2022. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Beli pertalite wajib pakai aplikasi mulai 1 Juli 2022. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Ingat! Mulai 1 Juli Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai Aplikasi

Insi Nantika Jelita • 27 Juni 2022 18:37
Jakarta: Pertamina Patra Niaga akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) pertalite dan solar dengan aplikasi MyPertamina mulai Jumat, 1 Juli 2022. Upaya ini agar penyaluran BBM tersebut tepat sasaran.
 
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menuturkan penyaluran solar dan pertalite penugasan diatur lewat Peraturan Presiden Nomor 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No. 4/2020.
 
"Kami menyiapkan website MyPertamina yang dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan pertalite dan solar dapat mendaftarkan datanya melalui website ini," ujarnya dalam keterangan resmi, dilansir Mediaindonesia.com, Senin, 27 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direncanakan, uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi antara lain Sumatra Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta. Saat ini, segmen pengguna solar subsidi sudah diatur, sedangkan pertalite segmentasi penggunanya masih terlalu luas.
 
Pihaknya menemukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih banyak konsumen yang tidak berhak mengonsumsi pertalite dan solar. Jika tidak diatur, potensi kuota yang ditetapkan Pertamina selama satu tahun tidak akan cukup.
 
Baca juga: Begini Cara Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi MyPertamina

"Sebagai badan usaha yang menjual pertalite dan solar, kami harus patuh dalam (pengaturan) kuota dan tepat dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah," jelasnya.
 
Lewat MyPertamina, konsumen memastikan kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar untuk memperoleh pertalite dan solar atau tidak. "Sistem MyPertamina akan membantu kami dalam mencocokkan data pengguna," lanjut Alfian.
 
Pendaftaran dilakukan semua di website MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/. Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.
 
Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan data mereka cocok dan dapat membeli pertalite dan solar. "Jika seluruh data sudah cocok, konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU. Seluruh transaksinya akan tercatat secara digital," kata Alfian.
 
Ia berujar Pertamina pun dapat mengenali konsumen pertalite dan solar. Ke depan, hal itu bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif