Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ilustrasi. Foto: dok MI.

Bisnis Transportasi Diprediksi Raup Kenaikan Omzet 150% karena Mudik

Ekonomi Mudik Lebaran transportasi Kadin Idulfitri 1443 Mudik Lebaran 2022
Eko Nordiansyah • 02 Mei 2022 16:28
Jakarta: Sektor usaha transportasi baik darat, laut dan udara akan produktif selama musim liburan Idulfitri tahun ini dengan meraup kenaikan omzet hampir 150 persen. Apalagi perjalanan mudik sempat dilarang selama dua tahun sebelumnya akibat pandemi covid-19.
 
Survei Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pemudik mencapai sebanyak 85,5 juta orang dan sekitar 47 persen di antaranya akan menggunakan kendaraan jalur darat baik pribadi maupun umum. Namun kenaikan ini perlu dibarengi penerapan protokol kesehatan dengan ketat.
 
"Kita harus mampu melakukan mitigasi agar paska libur Idulfitri tahun ini tidak lagi terjadi kasus lonjakan covid-19 yang nantinya memaksa pemerintah melakukan pembatasan, tentu akan membuat ekonomi kita terpuruk kembali," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang dalam keterangan resminya, Senin, 2 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam hal ini, ia mengingatkan, masyarakat harus memiliki kesadaran bersama agar mudik lancar kesehatan juga aman. Kementerian terkait agar dapat melakukan pengawasan terhadap perusahaan operator angkutan darat, laut dan udara agar protokol kesehatan dapat diterapkan selama mudik.
 
"Di daerah tujuan mudik juga diharapkan agar pemerintah daerah melalui Satgas Covid melakukan pengawasan agar masyarakat dalam merayakan Idulfitri tidak lengah menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, perayaan dan masa libur Idulfitri di Indonesia merupakan momentum untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Pasalnya momen ini menjadi puncak perputaran uang terbesar di Indonesia dan merata karena akan terjadi aliran uang yang sangat deras dari kota ke daerah tujuan mudik.
 
"Tingginya animo mudik ini akan menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan produktivitas berbagai sektor usaha. Sektor industri transportasi seperti bus, travel, rental, kereta api, kapal laut, pesawat udara diperkirakan akan mengalami omzet yang signifikan," ungkapnya.
 
Selain itu, dalam perjalanan mudik baik dengan memakai kenderaan pribadi, motor dan angkutan umum akan berdampak pada sektor usaha restoran, warung makan, oleh-oleh khas daerah, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), tiket tol dan tiket penyeberangan bagi pemudik ke wilayah Sumatra.
 
"Sedangkan sektor usaha di daerah tujuan mudik akan berdampak pada tujuan destinasi wisata, fashion/baju muslim, UMKM setempat, kuliner, oleh-oleh khas daerah/souvenir, hotel, kafe, rental dan lain-lain," pungkas dia.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif