Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Ganjar Yakin Potensi Kerja Sama Investasi Jateng-Ceko Makin Kuat

Lukman Diah Sari • 14 November 2022 13:25
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut potensi kerja sama Jawa Tengah dengan Ceko semakin terbuka lebar. Hal itu disampaikan Ganjar saat mengesahkan kepemimpinan Konsulat Kehormatan Ceko Wilayah Jawa Tengah Daniel Budi Setiawan pada Jumat, 11 November 2022, yang dihadiri Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dole?ek.
 
"Kita perlu mencari dan menggali pasar-pasar baru, saya kira Ceko Republik menjadi satu bagian yang penting. Dari DPMPTSP itu sudah punya titik-titik potensial investasi, tinggal kita tawarkan kepada mereka," kata Ganjar dalam keterangannya diterima pada Senin, 14 November 2022.
 
Ganjar menyakini adanya potensi kerja sama, lantaran makin banyaknya titik investasi di Jateng. Dia meminta kepada Daniel untuk mempertahankan iklim investasi yang kondusif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itum Ganjar juga mendorong adanya terobosan agar investor dari Ceko datang ke Jawa Tengah. Saat ini, iklim investasi di Jawa Tengah berjalan kondusif. Terlebih dengan terlaksananya program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan tak ada pungli investasi di Jawa Tengah.
 
"Dalam situasi seperti ini saja kita masih banyak tamu untuk investasi. Maka saya tekankan, kalau kondusivitasnya terjaga, hubungan industrinya terjaga itu sudah pasti investor akan berdatangan ke sini," ujar Ganjar.

Baca: Investasi Hijau Negara Maju Tak Merata, Bahlil Dorong Investasi Secara Adil ke Negara Berkembang


Sementara itu, Daniel menyampaikan akan langsung bergerak untuk menjalin kerja sama sebanyak-banyaknya dengan Ceko. Antara lain di bidang investasi, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan.
 
"Saya berangan-angan Jawa Tengah dengan Ceko bisa ada kerja sama. Tadi juga telah disampaikan, mereka ingin ada proyek di bidang ekonomi, kesehatan masyarakat dan pendidikan serta budaya," ucap Daniel.
 
Ia pun berharap dengan adanya jalan tol penghubung Semarang-Jogja-Solo yang masih proses pengerjaan, maka semakin banyak turis yang akan berdatangan ke Jawa Tengah. Sehingga destinasi pariwisata Jawa Tengah juga akan lebih terangkat dan diekspos dunia.
 
"Diharapkan kalau jalan tol Semarang-Jogja dan Jogja-Solo menyambung, kemudian flap-nya dari Bali ada, turis Ceko yang datang ke Bali ada 30 ribu sampai 40 ribu turis setiap tahun, sehingga mungkin destinasi wisata Jawa Tengah akan berkembang," ungkap Daniel.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif