Penyaluran BLT BBM oleh PT Pos Indonesia terus dikebut demi mengejar target rampung dalam dua minggu (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Penyaluran BLT BBM oleh PT Pos Indonesia terus dikebut demi mengejar target rampung dalam dua minggu (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Penyaluran BLT BBM se-Indonesia Hampir 80%

Rosa Anggreati • 16 September 2022 18:31
Tangerang Selatan: Penyaluran BLT BBM oleh PT Pos Indonesia (Persero) terus dikebut demi mengejar target rampung dalam dua minggu. Berdasarkan data Jumat, 16 September 2022, pukul 11.20 WIB, BLT BBM telah tersalurkan di seluruh Indonesia kepada 13.410.811 keluarga penerima manfaat (KPM) atau 72,67 persen.
 
Setiap KPM mendapatkan Rp500 ribu dengan rincian BLT BBM mendapatkan jatah dua bulan sebesar Rp300 Ribu (Rp150 ribu per bulan), bantuan sembako periode September senilai Rp200  ribu. Dalam waktu seminggu hampir 50 persen pelaksanaan penyaluran bantuan dan secara serentak di seluruh kabupaten di Indonesia.
 
PJS Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Tonggo Marbun berharap agar proses penyaluran berjalan lancar dan dapat selesai sesuai target.
 
"Kami terus berkoordinasi dengan pemda setempat agar penyaluran bisa langsung diterima oleh masyarakat dan dimanfaatkan untuk meningkatkan daya beli sesuai tujuan BLT BBM yang ditetapkan pemerintah," kata Tonggo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, di Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya di Kecamatan Pamulang, penyaluran BLT BBM mencapai 94,54 persen.
 
"Penyaluran BLT BBM tahap pertama tahun 2022 di Tangsel kepada 20.104 KPM," kata Excutive Manager KC Tangerang Selatan 15400, Mohamad Yasin, ditemui di lokasi penyaluran BLT BBM di Kecamatan Pamulang, Tangsel, Rabu, 14 September 2022.
 
Penyaluran BLT BBM se-Indonesia Hampir 80%
PJS Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Tonggo Marbun (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Dalam menyalurkan BLT BBM, Pos Indonesia menerapkan tiga metode, yaitu diambil langsung di kantor pos, diambil di komunitas, atau diantarkan langsung ke rumah KPM. Dalam prosesnya, juru bayar tetap menerapkan protokol kesehatan.
 
"Kami tetap mengutamakan protokol kesehatan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mengatur pola antrean, bekerja sama dengan Pemda setempat agar KPM yang mendapatkan undangan datang sesuai jadwal," ucapnya.
 
Untuk mencapai target penyaluran BLT BBM dalam 14 hari, KC Tangerang Selatan mempersiapkan 34 juru untuk melayani tujuh kecamatan. 
 
"Sejauh ini penjadwalan hingga hari ke-7 sudah dituntaskan," katanya.
 
Mohamad Yasin optimistis penyaluran BLT BBM akan selesai dalam 14 hari. Sebab, Pos Indonesia telah berpengalaman dalam menyalurkan berbagai bantuan sosial hingga ke pelosok daerah. 
 
"Pos Indonesia sudah berpengalaman menyalurkan bantuan, ditambah kedekatan dengan unsur pemerintah maupun pihak keamanan sangat membantu penyaluran dengan cepat. Pengalaman menjadi kunci utama sukses penyaluran bantuan," ucapnya.
 
Penyaluran BLT BBM se-Indonesia Hampir 80%
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Adapun BLT BBM yang disalurkan pada hari ini yaitu berupa BLT BBM untuk dua bulan senilai total Rp300 ribu dan bansos sembako untuk satu bulan senilai Rp200 ribu, sehingga total yang diterima KPM yaitu sebesar Rp500 ribu.
 
"Rata-rata kami menyalurkan BLT BBM 400-500 KPM per kelurahan. Kalau untuk mekanisme pembayaran door to door dengan didampingi pendamping PKH, pihak kecamatan, dan kelurahan," ucap Irwan Maulana, juru bayar BLT BBM, KC Tangerang Selatan 15400.
 
Irwan mengaku senang bisa mengantarkan BLT BBM ke rumah KPM. Tak peduli hujan maupun jarak jauh, Irwan tetap melaksanakan tugas semaksimal mungkin.
 
"Kendalanya pemukiman padat penduduk, dan cuaca hujan.Tapi saya tetap menyalurkan karena sudah menjadi tanggung jawab," katanya.
 
Di antara para penerima BLT BBM ada yang diantarkan langsung oleh petugas Pos Indonesia ke rumah. Mereka adalah orang-orang dengan kategori lanjut usia, sakit, maupun disabilitas.
 
Latifah, misalnya. Perempuan berusia 47 tahun ini merupakan penyandang disabilitas. Ia terdaftar sebagai penerima BLT BBM dari Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kcamatan Pamulang, Tangsel.
 
"Saya sehari-hari mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci baju, menyapu. Mata saya gelap, tidak bisa melihat sejak 15 tahun lalu. Kata dokter, ada tumor di pembuluh darah di dalam kepala," tutur Latifah.
 
Penyaluran BLT BBM se-Indonesia Hampir 80%
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Mendapatkan BLT BBM, Latifah sangat bersyukur. Beban hidupnya terbantu.
 
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Jokowi, Kementerian Sosial, dan Pos Indonesia yang sudah mengantarkan bantuan ini," katanya.
 
KPM lainnya yang menerima bantuan secara door to door, yaitu Rumsiyah. Perempuan ini masuk kategori lanjut usia, mengingat usianya sudah 65 tahun.
 
"Sebagai ibu rumah tangga, saya sehari-hari mengurus rumah tangga. Senang sekali menerima bantuan. Pas ada keperluan, pas dapat rezeki," kata Rumsiyah. 
 
Uang BLT BBM dan bansos sembako yang diterima akan digunakan Rumsiyah untuk membeli sembako dan obat.
 
"Saya lebih senang terima uang, bisa diatur membeli sesuai kebutuhan. Terima kasih Pak Jokowi. Bantuannya sudah saya terima. Saya pakai untuk keperluan sehari-hari," ucapnya.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif