Ilustrasi proyek gas alam cair - - Foto: Medcom/ Suci Sedya
Ilustrasi proyek gas alam cair - - Foto: Medcom/ Suci Sedya

Target Operasi Proyek Gas Tangguh Train-3 Kembali Molor

Ekonomi migas skk migas lng pandemi covid-19
Suci Sedya Utami • 30 September 2020 21:24
Jakarta: Target onstream atau operasional proyek gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) Tangguh Train-3 kembali molor. Proyek ini sebelumnya  ditargetkan beroperasi pada kuartal III-2020.
 
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan jadwal operasi proyek bergeser ke kuartal IV-2021. Pergeseran tersebut terjadi lantaran pengerjaan proyek terdampak oleh pandemi covid-19.
 
"Dengan berbagai kendala yang dihadapi, adjustment untuk perkiraan onstream-nya kuartal keempat 2021," kata Dwi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu, 30 September 2020.
 
Dwi menjabarkan pengerjaan proyek tersebut terbagi atas beberapa bagian. Untuk pengerjaan drilling atau pengeboran ditargetkan dilakukan di 12 sumur. Kemudian di bagian offshore progresnya telah mencapai 98,26 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun untuk bagian onshore progresnya telah mencapai 88,05 persen. Kendala dalam bagian onshore yakni terkait dengan mobilitas pekerja. Sebelum pandemi, pekerja yang dikerahkan mencapai 13 ribu orang. Selama pandemi, jumlah pekerja berkurang menjadi 6.300 orang seak April dan baru dinaikkan kembali menjadi 7.700 orang bulan ini.
 
Saat ini semua pekerjaan difokuskan untuk penyelesaian Mechanical Completion (MC) terkait Fuel Gas In Milestone dengan progress 75 persen. Fuel Gas In Milestone ditargetkan selesai pada November 2020.
 
Ia mengatakan serapan gas Tangguh Train-3 nantinya akan dialokasikan untuk kontrak di domestik dan ekspor. Dwi mengatakan mayoritas produksi gasnya akan diserap 75 persen oleh PT PLN (Persero). PLN nantinya akan menerima 688 kargo dari Kilang LNG Tangguh selama 2016-2033, yakni sebanyak 12 kargo pada 2016, 20 kargo per tahun selama 2017-2019, dan 44 kargo pada periode 202-2033. Pembeli LNG lainnya yakni Kansai Electric Power Company sebesar satu juta ton per tahun.
 
Saat ini Kilang Tangguh terdiri dari dua unit kilang dengan kapasitas masing-masing 3,8 juta ton per tahun. Jika Train-3 rampung, maka kapasitas Kilang Tangguh akan mencapai 11,4 juta ton per tahun.
 
"Peningkatan produksi pada tahun pertama sekitar 40 kargo, dan naik menjadi 60 kargo per tahun pada tahun-tahun berikutnya. Mulai tahun 2022, alokasi LNG Tangguh untuk PLN mencapai 60 kargo per tahun. Jumlah ini hampir 40 persen dari total produksi LNG Tangguh," jelas Dwi.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif