Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Sukses Uji Klinis III, Enovid Nose Sanitizer Bantu Bunuh Virus Korona

Medcom • 10 Februari 2022 10:23
Jakarta: Ada kabar baik dari perusahaan farmasi global, Glenmark Pharmaceuticals. Menggandeng SaNOtize Research & Development Corp, Glenmark mengumumkan hasil uji klinis fase ketiga Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Enovid Nose Sanitizer.
 
Hasilnya, NONS manjur membunuh virus korona atau SARS-CoV-2 penyebab covid-19, khususnya di saluran pernafasan atas. Uji klinis dilakukan kepada pasien covid-19 dewasa di 20 lokasi di India. Di India, NONS diberi nama Fabispray.
 
Hasil studi juga mengevaluasi kemanjuran dan keamanan NONS dibandingkan dengan semprotan hidung saline pada pasien dewasa. Percobaan juga menganalisis pasien dengan risiko peningkatan gejala, pasien yang tidak divaksinasi, pasien dalam kelompok usia menengah dan lebih tua, serta pasien dengan komorbid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasil uji coba fase ketiga ini berdampak bagus. Demonstrasi pengurangan viral load memiliki dampak yang sangat membantu. Dalam skenario ini, dengan varian baru yang muncul, transmisibilitasnya tinggi. Enovid memberikan opsi yang berguna dalam perjuangan India melawan covid-19," kata Wakil Presiden Senior dan Kepala Pengembangan Klinis, Glenmark Pharmaceuticals Ltd., Monika Tandon, melalui keterangan tertulis, Kamis, 10 Februari 2022. 
 
Cara kerja NONS adalah dengan menyemprotkannya ke atas mukosa hidung. NONS bertindak sebagai penghalang dan pembunuh virus, pencegah inkubasi, serta pencegah agar virus tak menyebar ke paru-paru. 
 
Dari hasil uji klinis III, tercatat penyembuhan lebih cepat empat hari. Kelompok pasien yang diberi NONS atau Enovid rata-rata bisa sembuh dalam empat hari. Sementara, kelompok pasien yang diberi plasebo sembuh dalam delapan hari.
 
"Penggunaan Enovid aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien. Tidak ada pasien yang mengalami Efek Samping sedang, berat, serius atau kematian dalam penelitian ini," kata Monika.
 
Baca: 19,4 Juta Remaja Terproteksi Vaksin Dosis Lengkap per 9 Februari
 
Co-Founder dan CEO SaNOtize, Gilly Regev, menyambut baik uji klinis ketiga ini. Pasalnya, hasil ini memperkuat uji klinis kedua yang dilakukan di Inggris pada Maret 2021 lalu.
 
"Dengan profil keamanan yang terbukti kuat dari studi fase ketiga ini, kami berharap NONS menjadi pilihan pertama pengobatan," kata Gilly.
 
Agar lebih memastikan keamanannya, SaNOtize bersama Glenmark tengah menguji coba pencegahan fase ketiga secara global. Harapannya, agar bisa menambah keampuhan. Glenmark juga berencana mengirimkan data uji klinis ini untuk dipublikasikan di jurnal.
 
(UWA)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif