Ilustrasi. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.

Hutama Karya: Operasi Microsleep Mampu Tekan Angka Kecelakaan di Tol

Antara • 21 Mei 2022 10:45
Jakarta: PT Hutama Karya (Persero) berhasil menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022 hingga 40 persen di Jalan Tol Trans Sumatra berkolaborasi dengan Polda Lampung melalui Operasi Microsleep.
 
"Hutama Karya menginisiasi kegiatan Operasi Microsleep secara acak di ruas-ruas tol sepanjang JTTS dengan menggandeng Polres daerah setempat dalam pelaksanaannya," ujar Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi & Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji dalam keterangan tertulis, Sabtu, 21 Mei 2022.
 
Menurut Dwi, Microsleep dianggap sebagai pemicu utama kecelakaan di jalan tol. Microsleep membuat pengendara tidak sadar dirinya sudah terlelap tidur dalam beberapa detik saat mengemudi. Hal ini terjadi karena pengemudi sudah sangat kelelahan.
 
"Operasi Microsleep ini ternyata bisa menekan kecelakaan secara signifikan. Hutama Karya bersama Polres setempat memeriksa beberapa pengendara mobil yang diyakini kelelahan menyetir. Setelah itu, kami akan meminta mereka istirahat dan kami berikan makan camilan agar kembali bugar," katanya.
 
Masyarakat juga sangat kooperatif saat operasi tersebut digelar. Ketika diminta istirahat dan tidak melanjutkan perjalanan, pengendara langsung setuju. "Karena mereka sadar bahwa keselamatan adalah hal yang paling utama dalam arus mudik dan arus balik 2022 ini," kata Dwi.
 
Hutama Karya mencatat angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) menurun sekitar 40 persen dibandingkan dengan tahun 2019.
 
Data 2019 menjadi acuan perbandingan dikarenakan pada 2020 dan 2021 tidak terdapat aktivitas arus mudik dan arus balik di JTTS mengingat diterapkannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penyekatan di jalan tol yang dikelola. Pada 2019, angka kecelakaan mencapai 10 kasus. Sedangkan pada arus mudik dan arus balik 2022 ini, angka kecelakaan menurun menjadi empat kasus.
 
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra, keberhasilan menekan angka kecelakaan tersebut karena ada kolaborasi antara Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Polda Lampung dengan beberapa pemangku kepentingan lainnya.
 
"Keberhasilan ini merupakan kerja sama semua pihak, yang tergabung dalam Operasi Ketupat Krakatau 2022, yang dilakukan dari 28 April hingga 9 Mei 2022," ujarnya.
 
Pada saat mudik Lebaran kemarin, Polda Lampung juga ikut menyiapkan beberapa satgas untuk menekan angka kecelakaan tersebut. Salah satunya kerja sama Direktorat Polantas dan Direktorat Sabhara yang ikut mendukung petugas patroli jalan tol yang secara bersamaan rutin melakukan patroli bersama untuk mencegah kecelakaan terjadi di jalan tol.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif