Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: MI/RAMDANI
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: MI/RAMDANI

Erick Bocorkan BUMN yang Mau Right Issue Tahun Depan, Siapa Saja?

Eko Nordiansyah • 02 Desember 2021 13:39
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut sejumlah perusahaan BUMN akan melakukan right issue pada tahun depan. Rencananya akan ada sekitar lima BUMN berencana right issue yaitu Semen Indonesia Group, BTN, BNI, Krakatau Steel, hingga Kimia Farma.
 
"Kita harus mulai mencari alternatif pendanaan mengingat tidak mungkin mengandalkan PMN terus menerus," kata Erick, dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Kamis, 2 Desember 2021.
 
Untuk Semen Group, right issue ini dilakukan sebagai bagian untuk mengkonsolidasikan perusahaan semen milik negara. Saat ini ada satu BUMN semen belum masuk dalam holding yaitu Semen Baturaja yang masih berdiri sendiri. Padahal perusahaan semen negara harus berkompetisi dengan perusahaan semen swasta dan asing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kita konsolidasi Semen Baturaja ini akan memperkuat footprint semen di Sumatra Selatan sehingga tadi, produk dari Semen Padang tidak perlu masuk. Tentu kita bisa mendukung untuk ekspor ke luar negeri. Karena sekarang banyak negara-negara yang meminta ekspor semen. Ini tujuannya semen kita gabungkan," jelas dia.
 
Erick menambahkan, right issue BTN akan digunakan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur perumahan, sehingga perseroan memiliki permodalan yang cukup. Sedangkan BNI akan melakukan right issue sebagai bagian memperkuat posisinya sebagai bank internasional.

Restrukturisasi BUMN

Selanjutnya, right issue untuk Krakatau Steel merupakan bagian dari restrukturisasi BUMN baja yang sudah disepakati dan akan dilakukan pada akhir 2022. Sementara right issue Kimia Farma dilakukan untuk memperkuat distribusi dan akses layanan kesehatan berkaca dari situasi pandemi covid-19.
 
"Ketika kondisi covid terjadi, harga masker mahal, akses daripada vitamin juga obat-obatan waktu itu sulit. Suka tidak suka, apa yang terjadi di Amerika memang kekuatan dari apotik ini menjadi penyeimbang dari akses mudah untuk masyarakat. Kita sekarang juga tidak ada kepastian tidak ada pandemi lagi," pungkasnya.
 
 
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif