Proses pembangunan embung. (Foto: Dok. Kementan)
Proses pembangunan embung. (Foto: Dok. Kementan)

Kementan Realisasikan Pembangunan Embung, Produktivitas Pertanian di Wajo Melesat

M Studio • 12 Juli 2021 17:19
Wajo: Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan pembangunan embung untuk Kelompok Tani Jarae di Desa Ciromani, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sumatera Selatan. Keberadaan embung tersebut membantu petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
 
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, embung merupakan upaya Kementan untuk menjaga pasokan air yang merupakan kebutuhan pokok dalam sistem pertanian. Air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat vital dalam sistem pertanian.
 
"Air itu sangat vital dalam sistem pertanian. Agar pasokan air tidak terganggu, embung ini direalisasikan. Sektor pertanian tidak boleh terganggu oleh apapun. Termasuk cuaca yang mempengaruhi distribusi air," kata Mentan SYL, dikutip keterangan tertulis, Senin, 12 Juli 2021. 

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menerangkan, embung berfungsi mengatur debit air ke areal lahan persawahan, baik di musim hujan maupun saat kemarau tiba. 
 
"Dengan embung, pertanian tak terganggu perubahan cuaca, baik saat musim hujan maupun kemarau. Air dapat terus mengaliri dengan baik ke areal persawahan milik petani," papar Ali.
 
Embung juga bagian tidak terpisahkan untuk menjaga tingkat produktivitas pertanian. Embung menjaga petani untuk dapat terus berproduksi dan meningkatkan indeks pertanaman (IP) pertanian. 
 
"Produktivitas pertanian dan IP pertanian meningkat berkat embung. Memang embung ini adalah sarana menjaga produktivitas agar terua terjaga dengan baik," kata Ali.
 
Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Rahmanto menambahkan, embung yang dibangun untuk Kelompok Tani Jarae terbukti meningkatkan produktivitas pertanian mereka menjadi 5,5 ton per hektare dengan IP200. 
 
"Luas oncoran 25 hektar dengan dimensi 60x59x3,5. Produktivitas pertanian meningkat berkat embung ini," kata Rahmanto.
 
Selain untuk tanaman pangan, Rahmanto menyebut embung juga dapat difungsikan untuk peternakan, perkebunan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.
 
Ketua Kelompok Tani Jarae, Dalle memberikan apresiasi kepada Kementan karena telah membangunkan embung. Berkat embung yang dibangun, tingkat kesejahteraan mereka juga meningkat. 
 
"Terima kasih atas pembangunan embung ini yang membuat pendapatan kami semakin meningkat," kata Dalle. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan