Ilustrasi. Foto: dok.MI
Ilustrasi. Foto: dok.MI

Pemerintah Dorong Pengembangan Ekonomi Baru di Luar Jawa untuk Mengurangi Ketimpangan

Eko Nordiansyah • 16 Juni 2021 14:57
Jakarta: Pemerintah akan mendorong pembangunan wilayah pada 2022 yang diarahkan untuk menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa. Tujuannya adalah demi mengurangi ketimpangan antar wilayah sesuai RPJMN 2020-2024.
 
Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan, pembangunan wilayah ini merupakan suatu yang sangat urgen untuk mencapai pemulihan ekonomi di 2022.
 
"Pengembangan wilayah fokus beberapa upaya untuk mempercepat pemulihan dampak covid-19 dan mengurangi kesenjangan yang perlu terus dioptimalkan," kata dia dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, di Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021.

Ia menambahkan, pembangunan wilayah tahun depan juga dilakukan untuk melanjutkan transformasi sosial ekonomi, mengoptimalkan keunggulan kompetitif wilayah, dan sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas hidup antar wilayah.
 
"Kami sudah mempersiapkan tujuh program prioritas sebagaimana juga dituangkan dalam RPJMN di masing-masing wilayah, Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan program prioritas pembangunan wilayah Papua," ungkapnya.
 
Rudy menyebut, pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi antara 5,7 sampai 6,5 persen di kawasan timur Indonesia, dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 62,06-78,12 dan penduduk miskin 10,97 persen.
 
"Untuk wilayah barat Indonesia, laju pertumbuhan ditargetkan antara 4,99 sampai 5,68 persen. Sementara untuk IPM 70,53-82,99. Sementara untuk penduduk miskin 8,64 persen," pungkas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan