NEWSTICKER
Ilustrasi. Buruh tani memanggul padi saat panen raya. (Foto: Antara/Aji Styawan)
Ilustrasi. Buruh tani memanggul padi saat panen raya. (Foto: Antara/Aji Styawan)

Hasil Panen Raya Padi di Jambi Memuaskan

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 26 Maret 2020 17:16
Jambi: Para petani di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro, Provinsi Jambi mulai menggelar panen raya padi. Padi yang dipanen merupakan varietas VUB Inpara 3 yang ditanam melalui sistem Jarwo 4:1. Hasilnya memuaskan.
 
Panen dilakukan secara bertahap dengan menggunakan sistem teknologi untuk mempermudah proses perontokan gabah. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi Rustam mengatakan, bahwa kegiatan panen ini diperkirakan mampu memproduksi padi lebih dari 6,8 ton per hektare (ha). Sedangkan untuk lahan yang digarap totalnya mencapai 25 ha.
 
"Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mendorong Jambi menjadi motor pembangunan nasional yang bisa memberi kontribusi besar pada ekonomi negara," ujar Rustam, dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kata Rustam, telah membentuk kelembagaan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang ada di setiap desa dan Kecamatan. Komando ini akan difungsikan sebagai monitor room yang sudah terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) di Kantor Pusat Kementan.
 
"Fungsi dari Kostratani ini untuk melindungi data, materi penyuluhan, membangun jejaring, bahkan monitoring pemanfaatan alsintan (alat mesin pertanian) berbasis daring. Dengan demikian, Kostratani akan menjadi wadah pembangunan pertanian berbasis teknologi 4.0 dari bawah," kata Rustam.
 
Pada kesempatan sama, Gubernur Jambi Fachrori Umar yang mengungkapkan, bahwa panen raya ini harus menjadi pendorong semangat pelaksaaan program pembangunan pertanian yang jauh lebih baik.
 
"Melalui penekanan pada sektor pertanian dapat mendukung terwujudnya Jambi Tuntas 2021, yaitu Tertib Unggul Nyaman Tangguh Adil dan Sejahtera," ujar Fachrori.
 
Untuk mewujudkan pelaksanaan program tersebut, Provinsi Jambi melalui Dinas TPHP Provinsi Jambi akan mengalokasikan bantuan sarana produksi di Kabupaten Muaro Jambi.
 
"Kami akan memberikan bantuan berupa benih kedelai, padi, jagung, kacang tanah, bawang merah, umbi, bibit cabai merah, dan jeruk. Bantuan lainya adalah pinjam pakai alsintan, rehab jaringan irigasi, optimalisasi lahan rawa, obat-obatan ternak serta rumah burung hantu," ujarnya.
 
Sebagai gambaran, Provinsi Jambi pada 2019 sukses menghasilkan 309.932 ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas area lahan seluas 69.536 ha. Jika produksi ini dikonversikan menjadi produk beras, maka untuk konsumsi pangan penduduk Jambi pada 2019 mencapai sebesar 178.364 ton.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif