Foto: Medcom.id.
Foto: Medcom.id.

Malang Siapkan Strategi Stabilkan Harga

Ekonomi inflasi inflasi deflasi
Daviq Umar Al Faruq • 05 Mei 2020 20:11
Malang: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, Jawa Timur menerapkan strategi 4K untuk menstabilkan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, di tengah pandemi virus korona atau covid-19. Strategi 4K tersebut antara lain ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
 
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Azka Subhan mengatakan arah kebijakan ketersediaan pasokan memfokuskan pada peningkatan produksi dan pemanfaatan teknologi. Sementara itu, arah kebijakan keterjangkauan harga terutama mengoptimalkan operasi pasar dan penyerapan kelebihan pasokan.
 
"Kelancaran distribusi dilakukan dengan mengutamakan pemanfaatan teknologi dan Kerja sama Antar Daerah (KAD). Komunikasi efektif juga terus dilakukan berfokus pada perbaikan kualitas dan aksesibilitas data, peningkatan intensitas komunikasi dan koordinasi, serta senantiasa memberikan imbauan pada masyarakat," katanya, Selasa, 5 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, TPID terus berupaya menjaga stabilitas stok dan harga pangan di tengah pandemi covid-19. Antara lain melalui pelaksanaan survei dan pemantauan harga oleh TPID serta Satgas Pangan, pelaksanaan operasi pasar dengan melibatkan Bulog dan pihak terkait lainnya.
 
"Tekanan inflasi pada Mei 2020 diperkirakan sedikit meningkat dibandingkan saat ini namun dengan besaran yang tetap terkendali. Faktor risiko inflasi salah satunya yaitu masih berlanjutnya ketidakpastian global sehingga meningkatkan harga emas global yang ditransmisikan melalui harga emas perhiasan domestik," jelasnya.
 
Azka menambahkan tingginya harga emas global karena investor masih memilih komoditas emas sebagai safe haven dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Namun demikian, inflasi periode Mei 2020 diperkirakan masih akan tertahan oleh konsumsi rumah tangga karena adanya perubahan perilaku konsumsi masyarakat di tengah pandemi covid-19.
 
Penurunan harga minyak dunia hingga kurang dari USD30 per barel juga berpotensi menjadi salah satu faktor penahan inflasi. Dengan tetap mempertimbangkan potensi risiko ke depan, serta kontribusi positif kebijakan pemerintah pusat dan daerah maupun koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dengan Bank Indonesia, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang tetap optimistis realisasi inflasi Kota Malang akan berada pada rentang 3,0+1 persen sesuai target inflasi 2020.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif