"Saya sepakat yang namanya protokol covid harus balance antara keselamatan dan pergerakan ekonomi enggak usah didebatkan mana yang lebih dulu, harus bersamaan," kata Erick dalam silaturahim virtual, Selasa, 26 Mei 2020.
Karena itu, protokol new normal dianggap penting demi meminimalisir dampak penyebaran covid-19 di tengah pelonggaran PSBB. Ia pun menargetkan seluruh perusahaan BUMN sudah memiliki protokol masing-masing pada 25 Mei kemarin agar perusahaan pelat merah tidak kebingungan dalam menjalankan tugas dan bisnisnya.
"Kita sudah mapping 86 persen BUMN siap. Yang menarik ada yang enggak siap, yang enggak siap harus kita pandu, kita coaching agar enggak bikin blunder di lapangan" ujar dia.
Lebih lanjut kedisiplinan masyakarat mulai dari mencuci tangan serta menggunakan masker juga penting untuk seiring penerapan protokol kesehatan yang ketat serta upaya penemuan vaksin.
"Itulah saya lihat tadi pagi presiden turun ke jalan memantau pusat publik perbelanjaan, apakah protokol covid-nya kuat atau tidak," tegas Erick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News