Catatan Medcom.id, Rabu, 23 Desember 2020, penunjukan Harvick juga menandai untuk pertama kalinya ada wakil menteri di Kementerian Pertanian (Kementan).
Sebelum masuk dalam kabinet, Havrick merupakan pengurus di PBNU. Selain menjabat sebagai bendahara, Harvick juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU). Di LPNU, ia menjalankan kebijakan Nahdlatul Ulama untuk mengembangkan ekonomi warga NU.
Di luar kiprahnya di NU, Harvick juga diketahui pernah mendaftar sebagai calon Ketua Umum Persija Jakarta periode 2015-2019. Melansir Topskor, Harvick tidak mengembalikan formulir pendaftaran dan memilih fokus di LPNU.
Adapun hari ini Presiden Jokowi melantik enam pembantu baru dalam Kabinet Indonesia Maju.
Pertama, Jokowi menunjuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma) sebagai menteri sosial. Risma menggantikan Juliari P Batubara yang terjerat kasus korupsi bansos covid-19 Jabodetabek di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kedua, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ditunjuk sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (menparekraf). Sandi menggantikan Wishnutama Kusubandio.
Ketiga, Budi Gunadi Sadikin dipilih sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) menggantikan Terawan Agus Putranto. Budi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I.
Keempat, Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk sebagai Menteri Agama. Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor itu menggantikan Fachrul Razi.
Kelima, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sakti menggantikan Edhy Prabowo yang terjerat kasus ekspor benih lobster. Wahyu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Terakhir, M Lutfi menjadi Menteri Perdagangan. Dia menggantikan Agus Suparmanto yang baru setahun menjabat di pos tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News