KKP mengajak Pemerintah Negeri Tirai Bambu bekerja sama di bidang metodologi dan teknologi dalam mendeteksi keberadaan virus covid-19 pada ekspor produk perikanan. Langkah ini sebagai upaya menjamin mutu dan keamanan produk perikanan yang akan dikirim ke negara tersebut.
"Kami berharap adanya kerja sama metodologi dan teknologi yang dipakai oleh GACC (otoritas bea cukai Tiongkok) dalam mendeteksi produk-produk perikanan dari covid-19," ujar Trenggono di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Februari 2021.
Tiongkok merupakan mitra dagang potensial Indonesia khususnya di bidang perikanan. Sebagai importir terbesar, negara tersebut mampu menyerap lebih dari 422 ribu ton produk perikanan Indonesia, dengan komoditas paling diminati adalah cumi-sotong-gurita dan rumput laut.
Ketika pandemi covid-19 melanda dunia sejak tahun lalu, Tiongkok memberlakukan pengetatan pemeriksaan setiap produk perikanan yang masuk, termasuk dari Indonesia. Dari pemeriksaan ini, beberapa kali otoritas negara itu mendeteksi virus di kemasan produk perikanan Indonesia.
Terkait temuan tersebut, Trenggono menjelaskan setiap produk perikanan yang akan diekspor sebenarnya sudah melalui sejumlah pengujian. Baik komoditas, pengemasan, maupun saat pengiriman. Proses pengujian ini turut melibatkan perguruan tinggi supaya hasil yang didapat lebih akurat.
Dalam pertemuan tersebut, Trenggono sekaligus mengajak Pemerintah Tiongkok untuk berinvestasi di sektor perikanan, khususnya di bidang infrastruktur pelabuhan.
"Mudah-mudahan pertemuan ini bisa jadi tindak-lanjut untuk kita lebih intens berkomunikasi, khususnya soal investasi dan perdagangan perikanan," ucap Trenggono.
Duta Besar Xiao Qian menyambut baik ajakan perluasan kerja sama di bidang perikanan yang ditawarkan oleh KKP. Kerja sama yang terjalin selama ini didominasi bidang budidaya dan industri pengolahan perikanan.
Pihaknya juga akan meneruskan ke otoritas terkait permintaan kerja sama KKP tentang metodologi dan teknologi yang dipakai untuk mendeteksi virus penyebab covid-19 pada produk perikanan.
"Semua bentuk kerja sama dari investasi tentunya bisa dilakukan," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News