Ketua KPI Pusat Agung Suprio (Foto:Dok.KPI)
Ketua KPI Pusat Agung Suprio (Foto:Dok.KPI)

Penyiaran Digital Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Daerah

Ekonomi kpi lembaga penyiaran Berita Kominfo BAKTI
M Studio • 10 November 2020 14:42
Jakarta: Indonesia akan memasuki era penyiaran digital pada 2022. Migrasi siaran ini diyakini akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat, salah satunya peningkatan ekonomi.
 
Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan digitalisasi tak hanya mengubah tatanan penyiaran di Tanah Air, tapi juga kehidupan masyarakat, yaitu dengan memicu peningkatan perekonomian masyarakat di daerah.
 
"Penyiaran digital akan menciptakan banyak peluang usaha. Peluang ini tidak hanya untuk pelaku industri penyiaran, tapi juga untuk masyarakat daerah seperti masyarakat di Cirebon,” kata Agung dikutip siaran pers, Selasa, 10 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Agung Suprio, peningkatan ekonomi disebabkan oleh mudahnya masyarakat daerah menerima seluruh informasi dari lembaga penyiaran. Sistem siaran digital memiliki kemampuan menutup wilayah-wilayah yang sulit terjangkau siaran (blank spot)di Tanah Air.
 
“Dalam catatan kami, baru 53 persen wilayah Indonesia yang terlayani siaran. Masih ada sekitar 47 persen wilayah yang belum mendapatkan siaran dari lembaga penyiaran lokal maupun nasional. Dengan sistem siaran digital, daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau siaran dapat menikmati siaran. Pemerataan informasi akan terwujud,” ujar Agung Suprio.
 
Penyiaran Digital Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Daerah
 
Sistem baru ini juga dapat meningkatkan daya saing industri penyiaran. Kemunculan televisi baru dalam penyiaran digital akan menciptakan keragaman isi siaran. Jika pelaku usaha baru berasal dari daerah, hal ini akan memberi dampak positif pada daerah tersebut.
 
“Siaran digital akan menciptakan peluang besar bagi daerah untuk dapat dikenal baik iu potensi pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan sumber daya alamnya oleh daerah lain bahkan luar negeri. Ini termasuk tanggung jawab kami untuk juga menumbuhkan industri penyiaran di Indonesia," ujar Agung Suprio.
 
Keberadaan lembaga penyiaran di daerah baik televisi maupun radio, sangat penting. Media massa berfungsi sebagai penjernih terhadap informasi di media sosial yang kebenarannya tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan.
 
Penyiaran Digital Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Daerah
 
“TV dan radio memiliki mekanisme dan SOP yang jelas. Bahkan, ada payung hukumnya. Sedangkan, media sosial tidak jelas dan tidak ada aturannya,” kata Agung Suprio.
 
Pada masa pandemi covid-19, peran televisi semakin penting untuk membantu proses belajar anak dari rumah. Sayangnya, tidak semua masyarakat Indonesia menerima siaran televisi teresterial. Hal ini dapat menghambat proses belajar anak dari rumah.
 
“Siaran TV sangat membantu kelanjutan pendidikan mereka yang tidak bisa diselenggarakan di sekolah. Jika digitalisasi ini sudah berjalan, tidak akan ada lagi hambatan bagi anak-anak untuk belajar lewat layar kaca,” ucap Agung Suprio.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif