Ilustrasi stok telur pedagang di pasar tradisional - - Foto: MI/ Barry Fathahillah
Ilustrasi stok telur pedagang di pasar tradisional - - Foto: MI/ Barry Fathahillah

Kenaikan Harga Telur Imbas Melonjaknya Permintaan

Ekonomi kenaikan harga Pariwisata Kementerian Perdagangan M.Lutfi harga telur Hotel
Andhika Prasetyo • 02 Januari 2022 12:45
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi mengungkapkan kembali menggeliatnya industri pariwisata membuat permintaan telur untuk perhotelan dan restoran naik signifikan. Hal ini menyebabkan harga telur melonjak drastis.
 
Di sisi lain, persediaan mengalami penurunan karena banyak peternak yang gulung tikar akibat pandemi covid-19. "Harga telur sekarang naik karena akhir tahun ini hotel, restoran, katering banyak buka. Sementara, suplainya terbatas," ujar Lutfi dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu, 2 Januari 2022.
 
Selain itu, sambungnya, telur juga banyak digunakan untuk keperluan bantuan sosial. Dengan begitu, stok di pasa semakin menipis. Kendati demikian, Lutfi meyakini harga komoditas yang kaya protein itu akan kembali turun pada Januari mendatang setelah euforia libur akhir tahun berakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti Januari akan turun lagi karena permintaan berkurang. Sekarang biar saja mereka ambil keuntungan. Jika diambil garis lurus, harga telur masih di bawah harga kecukupan petelur jual. Jadi kita perlu kasihan juga," tuturnya.

 
Harga telur saat ini mencapai Rp34 ribu per kilogram (kg). Padahal, pada awal bulan harga masih berada di kisaran Rp24 ribu per kg.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif