Gedung Kementerian ESDM. FOTO: Kementerian ESDM
Gedung Kementerian ESDM. FOTO: Kementerian ESDM

Kementerian ESDM Sebut 3 Isu Ini Jadi Prioritas Transisi Energi di G20

Ekonomi Kementerian ESDM KTT G20 Indonesia Ketua G20 G20 Transisi Energi Presidensi G20 Side Event G20
Antara • 22 April 2022 14:07
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa akses, teknologi, dan pendanaan transisi energi menjadi isu prioritas dalam Energy Transitions Working Group (ETWG) Presidensi G20 Indonesia tahun ini.
 
Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Yudo Dwinanda mengatakan pemerintah mendorong penguatan sistem energi global yang lebih bersih dan transisi yang berkeadilan dalam pemulihan berkelanjutan melalui G20.
 
"Jadi kita ingin transisi (energi) ini berkeadilan. Dalam pergeseran paradigma menuju energi baru terbarukan, jangan sampai ada negara yang tertinggal, yang akhirnya terdampak secara sosial dan ekonomi," kata Yudo, dilansir dari Antara, Jumat, 22 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertama, Yudo menjelaskan, setiap negara diharapkan memiliki akses pada energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern secara universal. Kedua, Indonesia juga mendorong peningkatan ragam pemakaian teknologi serta mengantisipasi tantangan transisi energi ke depan.
 
Hal itu termasuk peningkatan permintaan penyimpanan energi, sistem energi rendah emisi, pengembangan industri bersih, transfer teknologi, hingga integrasi energi terbarukan. Ketiga, mencarikan solusi terkait pendanaan dan investasi. Situasi tersebut akan dilakukan melalui ekosistem pendanaan hijau guna mengatasi disparitas pendanaan di seluruh negara.
 
"Dari tiga isu ini diharapkan menghasilkan langkah yang lebih konkret guna memperkuat sistem energi global yang berkelanjutan. Dan ini sudah diterima secara aklamasi dalam pertemuan G20," ujarnya.

Mencapai target net zero emission

Dalam kesempatan yang sama, Founder of Society of Renewable Energy Zagy Berian mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia dapat mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 dengan meningkatkan kapabilitas energi baru terbarukan.
 
"Ketika kita ingin mencapai net zero emission, maka harus bertransformasi secara keseluruhan dalam ekosistem," kata Zagy.
 
Zagy menyampaikan, generasi muda memiliki peran besar untuk mendukung transisi energi menuju energi yang berkelanjutan. Menurut dia, generasi muda saat ini mulai sadar terhadap perlunya transisi energi dari energi kotor menjadi energi bersih demi kelangsungan hidup di masa depan.
 
Namun demikian, ia menilai, diperlukan akses terhadap pengetahuan terkait isu-isu lingkungan dan transisi energi. "Mereka sudah aware tetapi butuh pelopor dari rekan-rekan sejawat. Kemudian juga belum banyak mengenal institusi energi yang ada di Indonesia, serta hambatan lainnya," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif