Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

UKM dan Koperasi Perlu Optimalkan Ekosistem Digital Inklusif

Angga Bratadharma • 22 September 2022 06:09
Jakarta: Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Tanah Air semakin menggeliat seiring kian piawainya memanfaatkan peluang bisnis digital di tengah langkah pemerintah yang terus menggenjot pemulihan ekonomi. Meski demikian, pelaku UKM termasuk koperasi memerlukan inovasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis mereka.
 
Karena itu, kehadiran sebuah ekosistem ekonomi digital penting untuk pemberdayaan koperasi dan bisnis UKM. Hal tersebut penting lantaran UKM memiliki peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk terbilang berdaya tahan saat krisis menerjang Indonesia.
 
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan UKM merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar pada perekonomian nasional. Di Jawa Barat, tambahnya, kontribusi mereka mencapai lebih dari 60 persen. Dengan pertumbuhan koperasi di Jawa Barat yang semakin tahun semakin bertambah penting untuk mempertahankan momentum digitalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Agar UKM tidak hanya sekadar onboard ke sebuah platform digital, tetapi juga dapat berkembang sehat di dalam ekosistem digital," kata Ridwan Kamil, Rabu, 21 September 2022.
 
Ia menambahkan, lewat keberadaan solusi digital GudangAda, segenap mitra Koperasi Jawa Barat bisa mendapatkan keunggulan kompetitif untuk bersaing dengan pelaku usaha lain di industri. Berbekal tingkat literasi digital yang baik diharapkan bisnis UKM dapat bertumbuh sehat.
Baca: Kabar Positif, ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 5,4% di 2022

"Dan memberikan manfaat positif bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," tuturnya.
 
Lewat Program UKM Jabar Juara yang dimiliki, Pemerintah Provinsi Jawa Barat senantiasa mendorong UKM di Jawa Barat untuk memanfaatkan teknologi dalam berbisnis guna mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Sebanyak 4.000 UKM ditargetkan tergabung ke dalam program UKM Jabar Juara milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tahun ini.
 
"Melalui kolaborasi antara GudangAda dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan manfaat digitalisasi bisa dirasakan secara menyeluruh dan merata," tuturnya.
 
Sementara itu, GudangAda berupaya memberikan dukungan untuk terciptanya ekosistem ekonomi digital Indonesia berbasis pemberdayaan koperasi dan bisnis UKM. Dukungan itu salah satunya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membantu 15 ribu Koperasi mengadopsi solusi digital untuk semakin bertumbuh sehat dan bersaing di era digital.
 
CEO GudangAda Stevensang menjelaskan bisnis UKM yang sehat dan berdaya saing perlu ditumbuhkembangkan di dalam sebuah ekosistem digital yang inklusif. Di dalam ekosistem tersebut, platform builder harus sigap dan peka terhadap kebutuhan pemilik bisnis UKM.
 
"Untuk membangun ekosistem yang inklusif diperlukan sinergi dan partisipasi aktif segenap pemangku kepentingan. Lewat keberadaan ekosistem digital yang inklusif diharapkan keberadaan GudangAda mampu membantu mitra koperasi menjalankan bisnisnya dengan lebih efisien sehingga menciptakan industri UKM Koperasi Jawa Barat yang lebih sehat," tuturnya.
 
Sementara itu, Menteri Koperasi & UKM Republik Indonesia Teten Masduki memberikan apresiasinya terhadap upaya digitalisasi koperasi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. "Kolaborasi antara pemerintah dan penyedia layanan platform digital harus terus dimaksimalkan untuk membantu para UKM hingga koperasi mengembangkan bisnisnya," pungkasnya.
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif