Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Aripay Tambunan, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah SPBU pada Sabtu (18/7) menunjukkan pasokan BBM mulai lancar. Salah satu lokasi yang dipantau adalah SPBU Putri Hijau, Medan, yang sebelumnya menjadi titik antrean panjang.
| Baca juga: Pertamina Pastikan Armada Mobil Tangki Tetap Beroperasi, Pasokan BBM Aman |
"Beberapa SPBU yang kami pantau sudah jauh lebih lancar. Antrean panjang yang sempat terjadi kini sudah tidak terlihat seperti sebelumnya," ujar Aripay dalam keteranganya.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan langkah percepatan distribusi yang dilakukan berbagai pihak mulai membuahkan hasil. Komisi B DPRD Sumut, yang membidangi sektor perekonomian, sejak awal terus mengawasi perkembangan pasokan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sebelumnya, DPRD Sumut juga melakukan peninjauan bersama anggota Komisi XII DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara I, Ade Jona Prasetyo, ke fasilitas penyimpanan BBM di kawasan Labuhan. Dari hasil kunjungan tersebut diketahui stok BBM sebenarnya dalam kondisi mencukupi.
Aripay menjelaskan, gangguan distribusi yang terjadi beberapa waktu lalu lebih banyak dipengaruhi aksi mogok sebagian awak mobil tangki (AMT), sehingga penyaluran BBM ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan.
Ia mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan para pemangku kepentingan, termasuk Pertamina, dalam memulihkan rantai distribusi. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan sejak Jumat hingga Sabtu, kondisi di lapangan terus membaik meski proses normalisasi masih berlangsung.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mempercepat distribusi BBM di Sumatera Utara melalui berbagai langkah operasional. Perusahaan mengoperasikan Fuel Terminal Medan selama 24 jam penuh, menambah armada distribusi melalui 35 unit mobil tangki tambahan, serta memperkuat personel awak mobil tangki dengan dukungan unsur Bekang TNI dan Kodam I/Bukit Barisan.
Selain itu, pasokan juga diperkuat melalui skema alih suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe untuk mendukung kebutuhan distribusi di wilayah Medan.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan distribusi BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda