Ilustrasi Krakatau Steel. Foto: Dokumen Istimewa
Ilustrasi Krakatau Steel. Foto: Dokumen Istimewa

Didapuk Menjadi Dirjen Imigrasi, Ini Pengganti Sementara Silmy Karim di Krakatau Steel

Annisa ayu artanti • 04 Januari 2023 11:29
Jakarta: Dewan Komisaris PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menunjuk Purwono Widodo menjadi penjabat sementara direktur utama. Terhitung 4 Januari 2023, Silmy Karim diangkat menjadi Direktur Jenderal Imigrasi melalui Keputusan Presiden No.165/TPA 2022.
 
"Dewan Komisaris Krakatau Steel menunjuk Purwono Widodo yang sebelumnya menjabat Direktur Pengembangan Usaha Krakatau Steel sebagai Plt. Direktur Utama Krakatau Steel sampai ditetapkan kemudian pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” ujar Corporate Secretary Krakatau Steel Pria Utama dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Januari 2023.
 
Pria menjelaskan, Silmy Karim merupakan tokoh Krakatau Steel. Silmy Karim mulai menjabat sebagai Direktur Utama Krakatau Steel sejak 6 September 2018. Selama lebih kurang empat tahun empat bulan, Silmy Karim telah memberikan banyak perubahan bagi kemajuan Krakatau Steel dimulai dari program restrukturisasi dan transformasi, menyelamatkan banyak aset Krakatau Steel, hingga peningkatan saham Krakatau Steel pada joint venture di PT Krakatau Posco dari 30 persen menjadi 50 persen.
 
Baca juga: Subholding Krakatau Steel Gandeng PT SMI Kembangkan Bisnis Kawasan Industri
 
Restrukturisasi yang dilakukan meliputi utang, organisasi, serta bisnis, telah dilakukan oleh manajemen di bawah kepemimpinan Silmy Karim. Pria menjelaskan bahwa sepanjang kepemimpinan Silmy Karim, Krakatau Steel sudah membayarkan utang senilai total USD487,7 juta atau setara dengan Rp7,4 triliun. Organisasi Krakatau Steel saat ini pun semakin ramping dan terobosan bisnis yang dilakukan membawa Krakatau Steel pada perbaikan kinerja.
 
"Restrukturisasi dan transformasi yang digagas oleh Pak Silmy telah berhasil membawa Krakatau Steel pada perubahan dari perusahaan rugi menjadi perusahaan untung. Dari mulai kepemimpinannya di 2018, kinerja Krakatau Steel terus membaik dan mencatatkan laba," jelas Pria.
 
Silmy Karim berhasil membawa Krakatau Steel memperoleh keuntungan selama tiga tahun berturut-turut setelah sebelumnya Krakatau Steel merugi selama delapan tahun.
 
Pendapatan Krakatau Steel ketika Silmy Karim mulai bergabung sebesar Rp20,05 triliun. Pada 2021, pendapatan meningkat sebesar 65 persen menjadi Rp33,07 triliun. Tren positif ini terus berlanjut di 2022, Krakatau Steel sampai triwulan III mencatatkan pendapatan sebesar Rp28,3 triliun dan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun.
 
Pria menyampaikan hasil dari strategi pembenahan ini adalah Krakatau Steel dapat memaksimalkan kinerja keuangan, meningkatkan produktivitas, membangun sumber pertumbuhan baru, serta memperluas dan memperkuat posisi Krakatau Steel di pangsa pasar industri baja domestik serta bisnis-bisnis lain yang relevan.
 
"Kami sangat berterima kasih kepada Silmy Karim yang telah menjadi bagian terpenting bagi Krakatau Steel selama ini. Bapak Silmy Karim telah mewujudkan Krakatau Steel yang lebih baik dan lebih tangguh,” ucapnya. 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif