Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo (Foto:Dok.LPDB-KUMKM)
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo (Foto:Dok.LPDB-KUMKM)

Realisasi Penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM Triwulan I Lampaui Target

Ekonomi UMKM koperasi LPDB-KUMKM UMKM Indonesia Koperasi Syariah Koperasi Pesantren
Rosa Anggreati • 22 April 2022 14:51
Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) kembali mencatatkan kinerja yang positif pada triwulan I 2022. Hal ini tercermin dari realisasi penyaluran pembiayaan kepada koperasi telah melampaui target yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
 
Diketahui per 6 April 2022, realisasi penyaluran dana bergulir oleh Badan Layanan Umum (BLU) di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mencapai Rp523,89 miliar. Jumlah ini melewati target yang ditetapkan Kemenkeu sebesar Rp450 miliar untuk triwulan I 2022. Secara total target penyaluran pembiayaan dana bergulir oleh LPDB hingga akhir tahun sebesar Rp1,8 triliun.
 
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menjelaskan pihaknya bersyukur meski di tengah tantangan pandemi covid-19, realisasi penyaluran tetap tinggi. Apabila kasus covid-19 pada Februari 2022 tidak tinggi, dia optimistis penyaluran bisa melampaui dari yang dicapai saat ini.
 
"Sebenarnya pada Triwulan I 2022 ancang-ancang kita harusnya lebih tinggi karena kita tahu bahwa Triwulan II berat karena ada Ramadan dan Idulfitri yang liburnya panjang, tapi ternyata pada Februari covid omicron tinggi banget secara internal, maupun mitra kita terkena covid-19, sehingga PPKM jadi terbatas lagi. Alhamdulillah, kita masih bisa achive," ujar Supomo dalam acara Berkah Ramadan, seperti dikutip siaran pers, Jumat, 22 April 2022.
 
Ditambahkan bahwa dari realisasi penyaluran tersebut porsi syariah dan konvensional hampir berimbang. Penyaluran dana bergulir dengan pola syariah mencapai Rp217,82 miliar dengan jumlah mitra sebanyak 20 unit. Sedangkan dengan pola konvensional mencapai Rp306,07 miliar dengan jumlah mitra 39 unit. 
 
Diakui Supomo bahwa geliat penyaluran dana bergulir syariah salah satunya ditopang oleh adanya Koperasi Pesantren (Kopontren) yang saat ini mulai menjamur di berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, salah satu role model (contoh) Kopontren yang sukses menjalankan usaha produktifnya adalah Pesantren Al-Itifaq di Bandung, dan Pesantren An-Nur di Malang Jawa Timur. Kedua pesantren tersebut memiliki unit usaha produktif yang dikelola melalui Koperasi dan bermitra dengan LPDB-KUMKM.
 
"Kalau pola syariah kurang lebih pagunya 50 persen dari total portofolio kita. Namun, saat ini penyaluran ke pesantren baru sekitar 20 persen, dan yang lainnya non pesantren sekitar 30 persen seperti ke KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah), serta BMT (Baitul Maal wa Tamwil)," kata Supomo.
 
Realisasi Penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM Triwulan I Lampaui Target
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa dalam acara Berkah Ramadan yang digelar di Jakarta, Kamis, 21 April 2022 (Foto:Dok.LPDB-KUMKM)
 

Perkuat Manajemen Internal

 
Supomo meyakini ke depan target penyaluran dana bergulir untuk koperasi akan mencapai target yang ditetapkan. Untuk mengejar target itu, direksi LPDB-KUMKM terus memperkuat menejemen internal, dan menjaga kekompakan antara direksi dan stafnya.
 
Salah satu penguatan yang dilakukan adalah dengan menetapkan Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM yang saat ini dijabat oleh Oetje Koesoema Prasetia. Sebelumnya jabatan ini dipegang oleh Jaenal Aripin yang kini kembali ke dunia akademis.
 
Supomo meyakini dengan adanya jajaran direksi yang baru, akan menambah daya dobrak kinerja LPDB-KUMKM. Terlebih dengan background di sektor finansial yang sebelumnya berkecimpung lama, Supomo optimis bergabungnya Oetje Koesoema Prasetia di jajaran direksi akan mampu mengakselerasi penyaluran dana bergulir.
 
"Pada Ramadan ini kita ada power baru dengan kehadiran pak Oetje. Semoga dengan adanya tambahan power ini kekuatan LPDB-KUMKM semakin utuh. Sebab, kita tahu Pak Oetje ini sudah malang melintang di sektor finansial," ujar Supomo.
 
Sementara itu, Oetje Koesoema Prasetia mengaku senang dapat bergabung dalam keluarga besar LPDB-KUMKM. Dia bertekad untuk bekerja maksimal sehingga target-target kinerja yang sebelumnya ditetapkan dapat dicapai dengan tanpa kendala yang berarti.
 
"Semoga kita bersama bisa memberikan kinerja terbaik dan maksimal. Jadi mohon dukungan penuh dari semua pihak untuk mencapai target kinerja yang sudah ditetapkan," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif