Ilustrasi pabrik Pupuk Kaltim - - Foto: dok Pupuk Kaltim.
Ilustrasi pabrik Pupuk Kaltim - - Foto: dok Pupuk Kaltim.

Jaga Keberlanjutan Bisnis, Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan ESG

Husen Miftahudin • 24 Juni 2022 22:28
Jakarta: PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) berkomitmen menerapkan Seven Responsible Care Codes of Management Practices dalam aktivitas bisnis perusahaan secara konsisten dan berkesinambungan. Ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, utamanya dengan mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, lingkungan hidup, dan sistem keamanan produk.
 
SVP Teknologi PKT Heri Subagyo mengatakan langkah ini diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang difokuskan perusahaan pada berbagai program, sehingga manfaat tak hanya berdampak bagi pertumbuhan perusahaan, tapi juga lingkungan, masyarakat, serta stakeholder.
 
"Seluruh aspek Seven Responsible Care Codes of Management Practices dijabarkan pada program dan inovasi yang memiliki nilai keberlanjutan," ungkap Heri dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juni 2022.
 
Selama pandemi covid-19, lanjutnya, PKT juga meluncurkan program Proaktif Penanganan Covid-19 yang berfokus pada bantuan pengendalian dan penanganan pandemi di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari dukungan peralatan kesehatan, vaksinasi massal hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk pengadaan berbagai bantuan seperti masker, baju hazmat, hingga pemberian makanan tambahan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.
 
"Termasuk dalam mendorong budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan dan masyarakat, PKT rutin menggelar sosialisasi serta pelatihan pada peringatan Bulan K3 Nasional setiap tahun," lanjut Heri.
 
Selanjutnya pada aspek Community Awareness dan Emergency Response yang direalisasikan pada program unggulan TJSL, seperti Inkubator Bisnis Pertama Bunda guna mewadahi kemandirian anak berkebutuhan khusus (ABK), Better Living in Malahing untuk pembinaan kawasan pesisir Bontang, serta Keramba Jaring Apung (KJA) bagi nelayan pesisir dalam mendorong kemandirian usaha melalui budidaya kerapu dan lobster.
 
"Sedangkan pada aspek Security, PKT menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Obvitnas yang telah memenuhi standar keamanan sesuai Perkapolri Nomor 7 Tahun 2019, serta Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) berbasis ISO 27001," tambah Heri.
 
Dirinya menekankan Seven Responsible Care Codes of Management Practices telah menjadi komitmen PKT di fase kedua pertumbuhan perusahaan, guna memperkuat posisi dominan di sektor hilir petrokimia berbasis gas alam. Termasuk ekosistem bisnis yang berfokus pada ESG, akan terus dibangun PKT yang sejalan dengan konsep keberlanjutan.
 
"PKT memastikan kelangsungan bisnis akan terus berjalan beriringan sesuai konsep keberlanjutan, agar kedepan semakin memberi manfaat tak hanya bagi perusahaan, tapi juga lingkungan hingga masyarakat dan stakeholder," tegas Heri.
 
Atas upayanya tersebut, PKT berhasil meraih penghargaan Indonesia Responsible Care Award (IRCA) 2022 dengan predikat Platinum. Penghargaan diserahkan oleh Advisory Board of RCI Frank Moniaga kepada Heri dan disaksikan oleh Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Fridy Juwono.
 
"Penghargaan ini merupakan cerminan komitmen PKT dalam implementasi dan penerapan Seven Responsible Care Codes of Management Practices, dengan terus meningkatkan kinerja keselamatan, kesehatan dan lingkungan dalam aktivitas bisnis perusahaan," tutupnya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif