Ilustrasi mata uang rubel Rusia - - Foto: dok AFP
Ilustrasi mata uang rubel Rusia - - Foto: dok AFP

Populer Ekonomi: Rubel Menguat hingga Harga BBM dan Listrik Batal Naik

Desi Angriani • 20 Mei 2022 09:05
Jakarta: Berita terpopuler ekonomi Medcom.id pada Kamis, 19 Mei 2022 menyoroti mata uang rubel Rusia yang kembali menguat melewati level 63 terhadap dolar AS.
 
Masih ada berita lainnya yang juga masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.
 
1. Gara-gara Ini Rubel Rusia Berbalik Melesat
 
Nilai tukar mata uang rubel Rusia kembali menguat melewati level 63 terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis. Penguatan ini ditopang oleh kontrol modal serta menjelang pembayaran pajak yang biasanya memerlukan konversi ekstra mata uang asing ke rubel untuk memenuhi kewajiban lokal.
 
Baca selengkapnya di sini

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Cetak Rekor! Tiongkok dan AS Pimpin Kenaikan Utang Global Jadi USD305 Triliun
 
Data dari Institute of International Finance (IIF) menunjukkan dua negara dengan ekonomi terbesar dunia meminjam paling banyak pada kuartal pertama, sehingga utang global naik ke rekor di atas USD305 triliun. Sementara rasio utang terhadap output secara keseluruhan menurun.
 
Baca selengkapnya di sini
 
3. IMF Desak Dunia Segera Atasi Krisis Pangan
 
Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak negara di dunia segera mengambil tindakan cepat dalam mengatasi krisis pangan akibat perang Rusia-Ukraina. Krisis pangan rentan memicu kerusuhan dan kelaparan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
 
Baca selengkapnya di sini
 
4. Krisis Pangan, Bank Dunia Rogoh USD30 Miliar
 
Bank Dunia menggelontorkan pembiayaan hingga USD30 miliar dalam menghadapi krisis ketahanan pangan yang sedang berlangsung. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk sektor pertanian, nutrisi, perlindungan sosial, air, dan irigasi.
 
Baca selengkapnya di sini
 
5. Alhamdulillah, Harga BBM dan Listrik Enggak Jadi Naik!
 
Badan Anggaran (Banggar) DPR menyetujui usulan pemerintah untuk mengubah asumsi harga minyak (ICP) dalam APBN 2022 menjadi USD100 per barel. Perubahan ini membawa dampak pada kenaikan subsidi dan kompensasi energi yang dibayar pemerintah.
 
Baca selengkapnya di sini
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif