NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: MI/Himanda Amrullah
Ilustrasi. FOTO: MI/Himanda Amrullah

LPS Turunkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah

Ekonomi lps
Eko Nordiansyah • 26 Maret 2020 07:51
Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum dan simpanan rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebesar 25 basis poin (bps) dan mempertahankan tingkat bunga penjaminan untuk valuta asing di bank umum. Keputusan ini hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada Senin, 23 Maret 2020.
 
Dengan demikian, tingkat bunga penjaminan LPS menjadi 5,75 persen untuk simpanan rupiah, serta 1,75 persen untuk simpanan valas yang berada di bank umum. Sedangkan tingkat bunga simpanan rupiah di BPR menjadi 8,25 persen.
 
"Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak 26 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan kebijakan penurunan tingkat bunga penjaminan simpanan tersebut didasarkan pada perkembangan terkini dari suku bunga simpanan, kondisi likuiditas perbankan, kondisi perekonomian, dan stabilitas sistem keuangan.
 
"Kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau relatif stabil meskipun terdapat beberapa beberapa faktor risiko yang tendensinya meningkat. Kondisi Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) juga masih terjaga di tengah adanya tekanan pada kinerja pasar keuangan serta adanya potensi perlambatan pada kinerja perekonomian," jelas dia.
 
Menurutnya LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan simpanan dengan mempertimbangkan respon perbankan terhadap pemangkasan bunga kebijakan moneter, dinamika berbagai faktor ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan yang potensial memengaruhi likuiditas perbankan.
 
"Sesuai dengan ketentuan program penjaminan simpanan, LPS meminta agar bank menyampaikan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku. Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS maka simpanan nasabah tersebut menjadi tidak dijamin LPS," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif