Foto: AFP.
Foto: AFP.

Program Langit Biru di Jawa, Madura, Bali Perlu Terus Diperluas

Ekonomi pertamina BBM Program Langit Biru
Ade Hapsari Lestarini • 18 November 2020 21:36
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melakukan berbagai strategi untuk menggeser konsumsi masyarakat agar beralihmenggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kadar oktan lebih baik.
 
Program Langit Biru pun terus digencarkan. Hal ini dilakukan agar para pengendara sepeda motor roda dua, kendaraan roda tiga, angkot pelat kuning, dan taksi pelat kuning, bisa membeli bahan bakar oktan tinggi dengan harga diskon.
 
Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai langkah Pertamina itu sudah tepat. Ini dilakukan sebagai bentuk edukasi dan dukungan kepada pemerintah sesuai peraturan pemerintah nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agar program ini makin optimal, Mamit mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera merevisi aturan mengenai pendistribusian BBM jenis premium, terutama di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).Menurut dia, aturan kewajiban pendistribusian premium bertolak belakang dengan Paris Agreement.
 
"Untuk itu tak ada jalan lain, Kementerian ESDM harus segera merevisi aturan tersebut, sehingga tak ada lagi kewajiban pendistribusian premium dan ini bisa diawali di Jamali," ujar Mamit, Rabu, 18 November 2020.
 
Revisi aturan tersebut, tambah Mamit, sangat penting baik sebagai bentuk dukungan terhadap Paris Agreement dan sesuai peraturan pemerintah Nomor 41 tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. Jika terus menggunakan bahan bakar ron rendah, maka Indonesia akan jadi sorotan internasional karena standar bahan bakar tidak sesuai dengan perkembangan terbaru yang ramah lingkungan.
 
Dirinyamengingatkan perbaikan kualitas udara di Jawa, Madura, dan Bali memang sudah mendesak. Salah satu cara untuk memperbaiki yakni dengan memperluas konsumsi bahan bakar ron tinggi seperti pertamax.
 
"Salah satu kontributor pencemaran udara adalah sektor transportasi. Sebagai bukti, saat PSBB dilakukan kualitas udara jauh lebih baik," ujarnya.
 
Mamit menilai program Langit Biru harus diteruskan di kabupaten/kota lain terutama di Jamali. Pertamina harus terus sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan."Polusi yang ditimbulkan bahan bakar ron tinggi seperti pertamax juga sangat kecil," ungkap dia.
 
Pengamat energi Adnan Rarasina menambahkan penggunaan BBM oktan tinggi sangat penting diterapkan. Pasalnya, selain manfaat dampak udara yang lebih bersih juga udara bisa lebih sehat.
 
"Penggunaan BBM dengan oktan lebih tinggi ini sangat penting demi udara yang lebih sehat dan bersih. Itu sebabnya, semua pihak harus mendukung program Langit Biru Pertamina," kata Adnan.
 
Karena itu, lanjut dia, masyarakat memang perlu dibiasakan untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan. Bila nanti sudah terbiasa memakai BBM dengan oktan yang lebih tinggi, lanjut Adnan, konsumen bisa merasakan sendiri manfaat bahan bakar ramah lingkungan tersebut.
 
"Penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan juga menguntungkan pemilik kendaraan," pungkasnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif