?PT Pangansari dan BUMP PT Pengayom Tani Sejagad menandatangani MoU di kawasan Metro TV, Jakarta, Jumat, 16 April 2021. (Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)
?PT Pangansari dan BUMP PT Pengayom Tani Sejagad menandatangani MoU di kawasan Metro TV, Jakarta, Jumat, 16 April 2021. (Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)

Pengayom Tani Sejagad Kini Suplai Beras Organik untuk PT Pangansari

Ekonomi Petani Media Group pertanian organik Pangansari Utama
Sri Yanti Nainggolan • 16 April 2021 13:30
Jakarta: PT Pangansari Utama Food and Resources menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan perusahaan wadah petani Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Tani Sejagad. Kerja sama terkait penyediaan beras organik.
 
"Kolaborasi ini untuk memperkuat, menguntungkan, meningkatkan, dan mengembangkan usaha ke depan," ujar Direktur Utama PT Pangansari, Maghfur Lasah, usai penandatanganan MoU di kawasan Metro TV, Jakarta, Jumat, 16 April 2021. 
 
Lasah mengatakan BUMP PT Pengayom Tani Sejagad akan menyuplai beras organik yang akan diekspor ke proyek katering PT Pangansari yang ada di luar negeri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Utama BUMP PT Pengayom Tani Sejagad Guruh Sri Pamungkas mengapresiasi kolaborasi ini karena membuka koneksivitas kepada para kelompok tani. Ia berharap kerja sama ini kelak tak hanya untuk pasokan beras, tapi juga pangan lain seperti kopi dan sayuran. 
 
"Bagaimana kita mengembangkan korporasi petani ini sesuai dengan visi misi Media Group yang ingin mengembangkan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah)," kata Guruh. 
 
Selain dengan BUMP PT Pengayom Tani Sejagad, PT Pangansari juga menandatangani MoU dengan tiga korporasi lain. Yakni, Maktour Tour & Travel, PT Widodo Makmur Unggas, dan PT Wijaya Karya. 
 
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengungkapkan kolaborasi dengan perusahaan lain adalah strategi baru untuk bertahan pascapandemi covid-19. Pasalnya, kehidupan tak akan sama seperti sebelum munculnya penyakit yang disebabkan virus korona tersebut. 
 
"Cara dan pola (berbisnis) harus beda, yang paling penting bukan kompetisi, tapi kolaborasi," kata Mirdal pada kesempatan yang sama. 
 
(UWA)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif