Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan fast charging tersebut dibangun di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Banten.
"Saat ini Pertamina telah mengembangkan enam SPKLU fast charging," kata Nicke dalam sebuah webinar, Kamis, 22 April 2021.
Nicke bilang Pertamina berkolaborsi dengan Grab mengembangkan bisnis SPKLU fast charging di area Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan area dengan mobilitas dan trafik yang cukup tinggi.
Ia mengatakan pengoperasiaan SPKLU akan bersifat self service dan cashless dengan mengedepankan kemudahaan pengisian pada pemilik kendaraan.
Ke depannya perseroan akan menambah unit fast charging di SPBU lainnya. Saat ini Pertamina memiliki 5.518 SPBU di seluruh Indonesia. Ditambah dengan adanya Pertashop yang jumlahnya telah mencapai 1.112 outlet atau unit di wilayah Indonesia dan ditargetkan 10 ribu outlet di 2021 bisa beroperasi.
Nicke menambahkan masuknya Pertamina ke bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT) merupakan salah satu strategi untuk mencapai cita-cita menjadi perusahaan kelas dunia (world class company).
"Pertamina mempunyai cita-cita menjadi world class company secara bertahap menyiapkan transisi energi ke arah energi terbarukan," jelas Nicke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News