Penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani di Kabupaten Bangli, Bali, terbukti meningkatkan produktivitas pertanian (Foto:Dok.Kementan)
Penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani di Kabupaten Bangli, Bali, terbukti meningkatkan produktivitas pertanian (Foto:Dok.Kementan)

Bantuan Alsintan dari Kementan Tingkatkan Produktivitas Petani Bali

M Studio • 06 Juli 2021 20:51
Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) terus bekerja keras meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan memoderasi pertanian menggunakan alat mesin pertanian (alsintan). Penyaluran alsintan untuk petani di Kabupaten Bangli, Bali, terbukti meningkatkan produktivitas pertanian.
 
Alsintan diperlukan untuk mempermudah dan meningkatkan produksi pertanian karena pola pertanian Indonesia telah bergeser dari tradisional ke modern. Hal itu ditandai dengan penggunaan mekanisasi dalam sistem pertanian Indonesia.
 
"Alsintan membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Alsintan itu ciri pertanian yang maju, mandiri, dan modern," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, melalui siaran tertulis, Selasa, 6 Juli 2021.

Alsintan membantu efektivitas pertanian dan memangkas biaya produksi petani. Dengan begitu, petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan menggunakan alsintan.
 
"Menggarap lahan dengan alsintan tak membutuhkan waktu lama, juga tak memerlukan tenaga kerja yang banyak. Alsintan menghemat biaya produksi petani," ucap Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil.
 
Kementan terus berupaya memoderasi pertanian Indonesia agar semakin adaptif dengan era 4.0. "Kami terus melakukan modernisasi pertanian, salah satunya dengan alsintan. Alsintan ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yaitu menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, menyejahterakan petani dan menggenjot ekspor," kata Ali.
 
Direktur Alsintan Ditjen PSP Kementan,Andi Nur Alamsyah menambahkan, alsintan yang dikelola dengan baik akan memberikan pemasukan lebih kepada petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Selain itu pengelolaan alsintan juga didorong melalui UPJA sehingga pemanfaatannya lbh efektif dan optimal.
 
"Dengan begitu, petani akan mendapatkan nilai tambah dari hasil usaha penyewaan alsintan ini. Kami berharap para petani dapat memaksimalkan pemanfaatan bantuan alsintan yang diberikan," ujar Andi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan