Ilustrasi kantor BPJamsostek - - Foto: Medcom/ Eko Nordiansyah
Ilustrasi kantor BPJamsostek - - Foto: Medcom/ Eko Nordiansyah

Segera Setor Data Rekening Penerima Subsidi Upah

Ekonomi BPJS Ketenagakerjaan Berita BPJAMSOSTEK Bantuan Langsung Tunai Stimulus Ekonomi Imbas Korona
Suci Sedya Utami • 08 September 2020 21:22
Jakarta: BPJamsostek mengimbau perusahaan atau pemberi kerja segera melaporkan data nomor rekening pekerja penerima bantuan subsidi upah. Pasalnya, data rekening yang masuk baru 14,5 juta dari target 15,7 juta calon penerima bantuan pemerintah.
 
"Masih ada beberapa rekening yang belum masuk, untuk itu kami mengimbau pada HRD perusahaan untuk segera mengomunikasikan dengan karyawannya dan segera mengirimkan nomor rekening ke BPJamsostek," kata Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto dalam konferensi pers, Selasa, 8 September 2020.
 
Agus menjelaskan dari 14,5 juta rekening yang masuk divalidasi secara otomatis oleh sistem yakni kecocokan nomor rekening dan nama pemilik rekening yang tercatat di bank. Dari jumlah tersebut, mesin menjaring sebanyak 14,3 juta rekening. Sedangkan 200 ribu masih dalam proses validasi dan 19 ribu tidak valid dan dikembalikan pada pemberi kerja untuk dikoreksi atau diperbaiki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara dari 14,3 juta, dilakukan validasi ulang berdasarkan kriteria penerima yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 12,5 juta yang telah valid, namun ada 1,6 juta yang tidak valid dan tidak bisa diteruskan ke proses selanjutnya lantaran tidak sesuai dengan kriteria yang diatur dalam Permenaker Nomor 14 Tahun 2020.
 
Kemudian dari 12,5 juta data tersebut, masih harus dilakukan validasi lagi terkait ketunggalan yakni mencocokan nama di nomor rekening harus sama dengan nama yang tercatat dalam kepesertaan BPJamsostek.
 
Dari jumlah tersebut, menyisakan angka 11,7 juta data yang valid untuk diserahkan pada Kemenaker. Sementara 779 ribu lainnya harus dikembalikan ke perusahaan.
 
"Untuk nomor rekening yang enggak valid yang perlu diperbaiki dan perlu dikirimkan kembali, tolong segera dilakukan revisi dan dikirimkan ke BPJamsostek," ujar Agus.
 
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja menambahkan pihaknya telah memperpanjang waktu penyampaian data nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi upah hingga 15 September 2020.
 
Jika perusahaan tidak menyetor hingga 15 September, maka bantuan subsidi upah tidak dapat dicairkan. Sebab jika lewat dari tanggal tersebut, tidak akan masuk dalam data yang akan diserahkan ke Kemenaker.
 
"(Kalau sampai 15 September tidak menyampaikan nomor rekening) tidak termasuk data nomor rekening yang diserahkan ke Kemenaker," pungkas Utoh.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif