NEWSTICKER
Ilustrasi petugas kesehatan dengan alat pelindung diri. Foto: Antara/Hafidz.
Ilustrasi petugas kesehatan dengan alat pelindung diri. Foto: Antara/Hafidz.

Industri Diminta Produksi APD karena Kasus Korona Meningkat

Ekonomi kementerian perindustrian Alat Pelindung Diri (APD)
Media Indonesia • 26 Maret 2020 18:07
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta seluruh industri untuk membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan bahan baku Alat Pelindung Diri (APD). Langkah ini bagian dari upaya menekan laju penyebaran virus korona (covid-19) di tengah masyarakat.
 
Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam, bahkan telah meminta secara khusus kepada Asosiasi Nonwoven Indonesia.
 
"Asosiasi Nonwoven Indonesia juga telah diminta untuk men-supply kekurangan bahan baku APD ini. Sehingga untuk memproduksi APD tidak ada lagi hambatan kebutuhan bahan baku," ujar Khayam kepada Media Indonesia, Kamis, 26 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


APD sangat dibutuhkan tenaga medis untuk memerangi pandemi Covid-19 yang semakin masif. Lebih lanjut, Khayam mengungkapkan bahan baku dari Tiongkok mulai dikirim ke Indonesia sejak minggu lalu.
 
Akan tetapi, pemerintah mendorong industri dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dalam hal ini, terkait pembuatan APD yang rencananya disalurkan ke sejumlah wilayah dengan skala prioritas.
 
"Untuk saat ini, ada beberapa perusahaan yang siap membantu supply kebutuhan bahan baku APD. Seperti, PT Multispunindo, PT Sritex, Duniatex Group, PT Hadtex, dan beberapa perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) lainnya," tutup Khayam.
 
Per Rabu, 25 Maret 2020 kemarin, jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 790 orang. Adapun jumlah pasien yang sembuh tercatat 31 orang dan korban meninggal akibat virus korona sebanyak 58 orang. (Suryani Wandari Putri Pertiwi)

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif