Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia
Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia

Kepala Bapanas Ajak BUMN Pangan Selesaikan Kisruh Minyak Goreng

Husen Miftahudin • 10 Maret 2022 20:30
Jakarta: Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengajak BUMN Pangan untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan harga minyak goreng. Hal ini penting dilakukan guna menyelesaikan kisruh minyak goreng yang terjadi saat ini.
 
"Minyak goreng di pasar belum menjual sesuai ketetapan pemerintah. Ke depan saya berharap melalui BUMN Pangan operasi pasar dapat memastikan harga minyak goreng dengan harga yang baik," ucap Arief saat meninjau langsung Pasar Kebayoran Lama bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis, 10 Maret 2022.
 
Terkait penyelesaian kisruh minyak goreng, Arief telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag), sejumlah lembaga, dan pelaku usaha termasuk dengan BUMN dan private retail.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari rapat tersebut, terdapat solusi untuk mengatasi ketersediaan minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan. Di antaranya mengenai wacana pencantuman harga pada kemasan minyak goreng untuk mengantisipasi spekulasi harga.
 
Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah ditetapkan sebesar Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14 ribu per liter. Sayangnya para pedagang masih menjual minyak goreng di atas HET dengan alasan distribusi yang belum lancar.
 
Terkait hal tersebut, Bapanas bersama dengan Kemendag akan terus mensosialisasikan harga minyak goreng sesuai ketetapan pemerintah melalui label harga di produk kemasan maupun spanduk-spanduk khusus di pasar-pasar tradisional.
 
"BUMN Pangan diharapkan dapat terus melakukan operasi pasar melalui pendistribusian minyak goreng untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dan dengan harga baik," tegas Arief.
 
Soal masalah daging, ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberikan beberapa pilihan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari frozen daging kerbau, frozen daging sapi, serta sapi sentra produksi Indonesia.
 
"Untuk daging akan kita distribusikan ke pelaku usaha ataupun asosiasi-asosiasi dengan memberikan beberapa pilihan kepada masyarakat bahwa ada beberapa pilihan daging seperti hot meat, frozen sapi, frozen kerbau, dan sapi dari sentra produksi lokal. Jadi terdapat beberapa pilihan daging agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkas Arief.
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif