Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Daviq Umar.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Daviq Umar.

Dukung Ekspor Benih Lobster, Eksportir Minta Benahi Standarisasi

Ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan Lobster
Nia Deviyana • 16 November 2020 17:19
Jakarta: Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (Pelobi) menilai dibukanya keran ekspor benih lobster adalah hal yang positif untuk usaha perikanan di Indonesia.
 
"Ada banyak manfaat dan dampak baik dari dibukanya keran ekspor benih lobster. Di antaranya kapasitas para pelaku usaha lobster akan meingkat dalam menangani lobster khususnya. Bagaimana penanganan packingnya, bagaimana karantinanya, bagaimana kargonya. Tapi itu semua harus dipikirkan standarisasinya," ujar Ketua Umum Pelobi HM Irwansyah melalui keterangan resmi, Senin, 16 November 2020.
 
Irwansyah menjelaskan bahwa penanganan benih lobster membutuhkan kapasitas yang baik di semua bagian agar benih lobster tertangani secara baik dan terkirim ke negara tujuan dengan kualitas sesuai yang diharapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Benih lobster ini kan mahluk hidup, jadi kita perlu tangani secara baik dan benar. Bagaimana mengepaknya secara aman dan standar ekspor, bagaimana proses pengirimannya, dan posisi terminal ekspor juga menentukan. Kita kan tidak mau asal menangani benih ini, tapi kami memperbaiki standarisasi prosesnya juga. Meski ini hal baru tapi tuntutan sistem dan kualitas," tegas Irwansyah.
 
Atas dasar hal itulah dia menolak anggapan yang menyebut diberlakukannya Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebagai terminal ekspor sebagai praktek monopoli.
 
"Pengiriman benih lobster untuk ekspor melalui Soeta itu untuk membangun SOP awal dan standarisasi ekspor benih agar tidak salah. Begitupun dengan jasa kargo pengiriman benih lobster agar didapatkan template standarisasi pengiriman yang tepat dan benar. Sehingga nantinya kalau dilakukan pengembangan atau penambahan terminar ekspor atau pun kargo pengiriman, kita sudah punya standarisasinya. Jadi ini adalah standarisasi secara bertahap, bukan monopoli," kata dia.
 
Lebih lanjut Irwansyah juga menilai proses ekspor benih lobster yang dibuka pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan meningkatkan kapasitas pebisnis perikanan di Indonesia.
 
"Karena kan banyak perusahaan baru dalam ekspor lobster ini, kami bersepakat untuk ada standarisasi sehingga ini akan meningkatkan kapasitas bersama. Baik dari sisi nelayan, pengepakan, karantina, pengiriman atau pun relasi pasarnya. Sehingga semua stakeholder sama-sama maju," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif