Cell baterai untuk mobil listrik. Foto: Dok/LG Chem
Cell baterai untuk mobil listrik. Foto: Dok/LG Chem

Juni Ini Pemerintah Genjot Pengembangan Industri Kendaraan Listrik

Ekonomi mobil listrik Kementerian Perindustrian Energi Terbarukan Baterai Litium Kendaraan Listrik
MetroTV • 26 Juni 2021 07:54
Jakarta: Pemerintah Indonesia akan memulai groundbreaking pertama Pusat Industri Sel Baterai Kendaraan Listrik Indonesia pada Juni akhir atau Agustus mendatang. Hal ini disambut baik oleh para ahli dan praktisi tenaga listrik di Indonesia.
 
Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik, Agus Tjahajana memproyeksikan, bila industri baterai ini tumbuh akan menyuplai produk domestik bruto (PDB) sebesar USD25 miliar per tahun.
 
Agus juga menjelaskan bahwa industri baterai ini akan menambah manfaat lainnya. "23 ribu tenaga kerja yang terserap, dan kita bisa menabung sebesar USD9 miliar," ujar Agus, Jumat, 25 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Segera, Indonesia Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar Di Dunia
 
Selain Agus, Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia, Toto Nugroho juga menyambut baik terbangunnya ekosistem kendaraan listrik ini.
 
Diperkirakan, Indonesia bisa menghemat USD1-2 miliar pengeluaran untuk impor bahan bakar minyak (BBM) berjenis gasoline.
 
"Jika kita bisa mencapai 300 ribu produksi kendaraan per tahun, 30 persen konversi, kita akan menghemat jumlah impor BBM Indonesia secara signifikan," pungkas Toto. (Mentari Puspadini).
 
(MBM)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif