Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerima sejumlah bantuan untuk penanganan covid-19 dari pihak swasta di dalam negeri hingga luar negeri. Foto: Istimewa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerima sejumlah bantuan untuk penanganan covid-19 dari pihak swasta di dalam negeri hingga luar negeri. Foto: Istimewa

Temasek Sumbang 1.000 Alat Tes Korona

Ekonomi bantuan kementerian bumn Erick Thohir virus corona
Suci Sedya Utami • 07 April 2020 16:44
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerima sejumlah bantuan untuk penanganan covid-19 dari pihak swasta di dalam negeri hingga luar negeri.
 
Salah satu bantuan datang dari Temasek Holding Private Ltd, gurita bisnis asal Singapura. Temasek menyumbang empat unit alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan 1.000 test kit korona.
 
Selain itu, ada juga bantuan China Huadian Hong Kong Company Limited yang merupakan mitra dari perusahaan BUMN PT Bukit Asam dalam membangun pembangkit listrik negara uap (PLTS) di Mulut Tambang Sulsel 8 dan Feni Halmahera.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


China Huadian Hong Kong menyumbang ratusan termometer, Alat Pelindung Diri (APD), sarung tangan, kaca mata googles serta masker.
 
Ada juga bantuan 1.700 APD dari IDCare, 300 APD dari China Aluminium International, 10 ribu APD dari PT AKR Corporindo Tbk, kemudian bantuan beberapa ventilator dan uang tunai sebanyak Rp15 miliar yang Rp5 milarnya merupakan sumbangan dari Bakrie Brothers.
 
Erick menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak, termasuk swasta yang telah membantu pemerintah dalam menangani covid-19. Ia yakin dengan semangat gotong royong maka penanganan yang dilakukan akan lebih ringan.
 
Erick memastikan bantuan yang diterima tidak akan digunakan untuk Kementerian BUMN. Namun akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit BUMN dan juga rumah sakit di daerah yang membutuhkan.
 
"Semua barang kita enggak akan pegang untuk diri kita, BUMN punya 65 RS, 35 di antaranya harus diubah menjadi covid-19 friendly. Maka kami harus pastikan ini semua (alat medis) tersedia," kata Erick dalam sambutannya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, 7 April 2020.
 
Erick juga berharap pada pihak swasta agar kerja sama ini akan tetap berjalan ke depannya setelah covid-19 berakhir.
 
Selain menerima bantuan dari pihak swasta, Erick pun melakukan serah terima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan pihaknya meyerahkan 20 ribu APD pada Kementerian BUMN sebagai wujud sinergi dan saling mendukung penanganan covid-19.
 
Juliari berharap bantuan tersebut dapat mendukung operasional di RS BUMN dalam menangani pasien covid-19.
 
"Kami ketahui ada sekitar 65 RS BUMN yang pasti sudah diinstruksikan oleh Pak Menteri agar fokus untuk penanganan covid, diharapkan bantuan ini bisa mendukung operasional," jelas Juliari.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif