Ilustrasi. FOTO: Tokopedia
Ilustrasi. FOTO: Tokopedia

Tokopedia Dorong UMKM Ciptakan Peluang via Teknologi Digital

Angga Bratadharma • 12 Agustus 2022 11:20
Jakarta: Tokopedia sebagai bagian dari Grup GoTo terus berkolaborasi membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal guna menciptakan peluang melalui pemanfaatan teknologi. Langkah itu dilakukan dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional 12 Agustus 2022.
 
Kolaborasi itu misalnya dengan KemenKop UKM RI. Tokopedia telah bekerja sama dengan Garda Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi) dalam memberikan sosialisasi dan fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di Tokopedia, Digitalisasi Warung, dan Kelas Akselerasi Digital.
 
Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia yang senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM di Tanah Air. Selama tiga tahun ke belakang berjuang bersama menghadapi tantangan pandemi, perlu dipahami pentingnya UMKM untuk mengoptimalkan ekosistem digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bukan hanya untuk bertahan, namun pulih dan semakin kokoh sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional," kata Teten, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 12 Agustus 2022.
Baca: Menkeu Minta Pertamina Kendalikan Konsumsi Pertalite

Teten yakin peningkatan jumlah UMKM bertransformasi digital akan menjadi fondasi bagi Indonesia untuk dapat mengoptimalkan potensi ekonomi digital, yakni pada 2030 akan mencapai Rp4.531 triliun. Pada Juni 2022, KemenKop UKM mencatat sudah ada sebanyak 19,5 juta pelaku UMKM atau sebesar 30,4 persen dari total UMKM telah hadir pada platform e-commerce.
 
Di sisi lain, Tokopedia melalui inisiatif Hyperlocal, mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan penjual dengan pembeli setempat agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh. Salah satu manifestasinya, yaitu halaman kurasi produk UMKM setempat ‘Kumpulan Toko Pilihan’ (KTP) berdasarkan lokasi pengguna.
 
"Deretan inisiatif tersebut berdampak positif. Selama semester I-2022 dibandingkan dengan periode yang sama di 2021, Mempawah, Lampung Barat, dan Lombok Utara adalah beberapa daerah dengan kenaikan jumlah penjual tertinggi," kata VP of Marketplace Tokopedia Yudhiaji Kusuma.
 
Sebelum merumuskan inisiatif atau inovasi, yang sesuai dengan kebutuhan sekitar 12 juta penjual di Tokopedia, Tokopedia melakukan riset komprehensif lewat tim yang dipimpin oleh Head of Product and UX Research Tokopedia Jesslyn Siswanto.
 
Contoh lain dari inisiatif atau inovasi yang sesuai kebutuhan penjual, antara lain pengembangan konten di Pusat Edukasi Seller, fitur Bundling Produk dan Banner Toko, serta masih banyak lagi. Kemudahan ini dimanfaatkan oleh UMKM lokal, seperti UniNam, iniTempe, dan Heritage Brass.
 
Pemilik usaha rendang UniNam, Merri Aisir, memberdayakan ibu-ibu di sekitar dapur UniNam dan membantu para petani dan peternak di Payakumbuh, Sumatra Barat. Dengan modal awal hanya Rp2 juta, kini omzet UniNam bisa mencapai puluhan juta.
 
"Saya tidak berhenti belajar memakai berbagai fitur di Tokopedia karena sangat memudahkan dalam berjualan daring. Salah satu yang terus saya manfaatkan adalah fitur Bundling Produk, yang membantu mengelola persediaan produk agar tidak menumpuk," pungkas Merri.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif