Ilustrasi perbaikan iklim investasi. Foto: MI.
Ilustrasi perbaikan iklim investasi. Foto: MI.

Budaya Perizinan Kunci Perbaikan Iklim Investasi

Antara • 21 November 2022 17:55
Jakarta: Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan tantangan terbesar untuk mendorong perbaikan iklim investasi, yaitu pola pikir (mindset) untuk mengubah budaya perizinan investasi menjadi lebih melayani, terbuka dan lebih baik.
 
baca juga: Pengaruh Geopolitik Global Pengaruhi Aliran Investasi 2023

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Indra Darmawan mengatakan, secara garis besar perbaikan iklim investasi telah diakomodir melalui UU Cipta Kerja Omnibus Law.
 
"Tantangan penerapan UU Omnibus Law adalah teknisnya, tapi ada software untuk membuatnya masuk ke versi terbaru. Tapi tantangan terbesarnya adalah mindset. Bagaimana mengubah budaya menjadi lebih melayani, terbuka, kepada sistem perizinan yang lebih baik," katanya, dikutip dari Antara, Senin, 21 November 2022.
 
Indra mengakui perubahan itu jadi tantangan terbesar karena penerapannya akan membuat sejumlah institusi kehilangan kewenangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan itu tidak mudah, buat mereka yang berpikir mereka akan jadi tidak akan sekuat sebelumnya," katanya.
 
Padahal, untuk bisa maju bersama dan melakukan reformasi, diperlukan motivasi yang sama untuk semua lapisan.
 
"Kalau beberapa pihak tidak terlalu termotivasi melakukan gerakan itu, itu sudah jadi tantangan sendiri. Saya rasa itu tantangan terbesar yang masih akan terbawa hingga 2023," katanya.

Capaian investasi

Senada, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan tumbuhnya capaian investasi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan iklim investasi di Indonesia terus membaik.
 
Bahkan, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan III-2022 mencapai Rp168,9 triliun, atau meroket hingga 63,6 persen yoy.
 
"FDI (investasi asing) ini memecahkan rekor, ini yang harus kita pahami, tanpa perbaikan di iklim investasi, saya rasa FDI juga akan mempertanyakan kapan akan investasi di Indonesia," katanya.
 
Andry menilai meski banyak tantangan, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan investasi yang baik. Hal itu juga pertanda iklim investasi Indonesia semakin baik.
 
Menurutnya, kepercayaan investor itu datang dari mulai peran Kementerian Investasi mengatasi masalah investasi di lapangan, termasuk juga koordinasi antara pusat dan daerah yang membaik.
 
"Tidak hanya narasi tapi juga langsung terjun mengatasi masalah iklim investasi di daerah. Tidak hanya level mikro dan nasional tapi juga bagaimana berkoordinasi dengan pemerintah lokal dan wilayah setempat," katanya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif