Jaringan Gas. Foto : MI.
Jaringan Gas. Foto : MI.

Subholding Gas C-cyl Pertamina Rambah Kota Batam

Annisa ayu artanti • 01 April 2022 17:07
Jakarta: PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), subholding gas Pertamina terus menggiatkan usahanya untuk menjangkau sektor industri dan komersial yang belum dijangkau oleh jaringan gas pipa. Setelah mendapatkan sambutan yang cukup baik dari pelanggan di beberapa kota di Pulau Jawa, Gagas membawa Gaslink C-cyl untuk pelanggan-pelanggan di Kota Batam, Kepulaun Riau.
 
Gaslink C-cyl mulai dikenalkan pada awal 2021 adalah Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial yang disalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 20-25 M3 atau setara dengan 20 Kg.
 
Direktur Sales dan Operasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Faris Aziz menyampaikan, peran PGN selaku subholding gas dalam mengintegrasikan infrastruktur gas bumi di Indonesia baik melalui infrastruktur pipa dan non-pipa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melalui Gagas, kami mengharapkan akses energi (gas bumi) dapat meningkat khususnya bagi masyarakat maupun sektor industri dan komersial yang belum terjangkau infrastruktur pipa," ujar Faris dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 April 2022.
 
Direktur Utama Gagas Muhammad Hardiansyah juga menegaskan kembali komitmen Gagas sebagai bagian dari subholding gas Pertamina untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya bagi sektor industri dan komersial sekaligus untuk membantu sektor-sektor tersebut dalam mencapai efisiensi dan nilai tambah dalam proses produksinya.
 
"Kami mengharapkan pelanggan dapat merasakan manfaat berupa efisiensi, kepraktisan dan kehandalan pasokan dari penggunaan Gaslink, khususnya Gaslink C-cyl yang mulai kami bawa ke Batam. Gaslink C-cyl kami hadirkan sebagai alternatif penyaluran gas bumi khususnya untuk pelanggan yang memiliki keterbatasan lahan dan kebutuhan pemakaian gas bumi yang relatif masih kecil sekitar 300 M3 per bulan," jelas Hardiansyah.
 
Selain Gaslink C-cyl, Gagas juga menyediakan layanan Gaslink regular bagi sektor industri dan komersial dengan kebutuhan gas bumi yang lebih besar. Pasokan gas untuk pelanggan Gaslink di Kota Batam dihasilkan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Batam yang berlokasi di jalan Engku Putri, kota Batam.
 
SPBG yang mulai dioperasikan sejak tahun 2016 ini telah melayani sekitar 75 kendaraan per hari yang didominasi oleh taksi dengan total penyaluran rata-rata sekitar 1.000 M3 per hari dan 20 pelanggan Gaslink dengan total penyaluran rata-rata sekitar 3.000 M3 per hari.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif